Ini Alasan Jokowi Anugerahi Soeharto hingga Raden Rubini Gelar Pahlawan Nasional
Kamis, 03 November 2022 - 14:42 WIB
loading...
A
A
A
Kedua, KGPAA Paku Alam VIII dari DIY. Ia merupakan Raja Paku Alam dari tahun 1937-1989. Beberapa jasa yang telah diberikan almarhum antara lain bersama Sultan Hamengkubowono IX dari Keraton Yogyakarta mengintegrasikan diri pada awal kemerdekaan Republik Indonesia, sehingga Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadi utuh hingga saat ini.
Baca juga: Buya Syafii Maarif Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Ketiga, dr Raden Rubini Natawisastra dari Kalimantan Barat. Ia memberikan pelayanan pengobatan bagi para pejuang di hutan-hutan. Rubini dan istrinya dibunuh pada zaman penjajahan Jepang, sehingga Presiden menganggapnya layak untuk dijadikan Pahlawan Nasional.
Keempat, H Salahuddin bin Talabuddin dari Maluku Utara. Ia meneriakkan perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia sampai pernah diasingkan ke Boven Digul dan Nusakambangan.
Kelima, KH Ahmad Sanusi dari Sukabumi, Jawa Barat. Ia adalah anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) seangkatan dengan Bung Karno dan Bung Hatta, KH Wahid Hasyim, KH Kahar Muzakir, Ki Bagus Hadi Kusumo yang semuanya sudah menjadi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. Ahmad Sanusi merupakam tokoh Islam yang memperjuangkan dasar negara yang menghasilkan kompromi lahirnya negara Pancasila.
Baca juga: Buya Syafii Maarif Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Ketiga, dr Raden Rubini Natawisastra dari Kalimantan Barat. Ia memberikan pelayanan pengobatan bagi para pejuang di hutan-hutan. Rubini dan istrinya dibunuh pada zaman penjajahan Jepang, sehingga Presiden menganggapnya layak untuk dijadikan Pahlawan Nasional.
Keempat, H Salahuddin bin Talabuddin dari Maluku Utara. Ia meneriakkan perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia sampai pernah diasingkan ke Boven Digul dan Nusakambangan.
Kelima, KH Ahmad Sanusi dari Sukabumi, Jawa Barat. Ia adalah anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) seangkatan dengan Bung Karno dan Bung Hatta, KH Wahid Hasyim, KH Kahar Muzakir, Ki Bagus Hadi Kusumo yang semuanya sudah menjadi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. Ahmad Sanusi merupakam tokoh Islam yang memperjuangkan dasar negara yang menghasilkan kompromi lahirnya negara Pancasila.
(abd)
Lihat Juga :