Indo Defence 2022, PTDI Pamerkan Pesawat Amfibi N219
Rabu, 02 November 2022 - 15:02 WIB
loading...
A
A
A
"Pesawat N219 Amfibi dikembangkan dari pesawat N219 konfigurasi basic yang saat ini sedang memasuki tahap detail design airframe dan development test landing gear. Untuk terbang perdana dan perolehan sertifikasi direncanakan dapat terlaksana di 2024, sehingga diharapkan pesawat N219 dapat masuk pasar pada 2025," ujarnya.
Baca juga: Produksi Industri Pertahanan Dalam Negeri Tak Sesuai Target, Prabowo: Kita Pacu Terus
Gita menjelaskan, pesawat N219 telah mencapai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) 44,69% merupakan hasil kerja sama PTDI dengan Badan Riset & Inovasi Nasional yang pada 16 Agustus 2017 telah melakukan uji terbang perdana. Pesawat yang dilengkapi dengan dua mesin ini mampu mengangkut 19 penumpang.
Pesawat ini kemudian diberi nama Nurtanio oleh Presiden Jokowi hingga akhirnya berhasil memperoleh Type Certificate (TC) pada 22 Desember 2020 yang diterbitkan oleh Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU), Kementerian Perhubungan RI.
“Pada event internasional ini, selain kami mendapatkan kontrak pengadaan 1 unit pesawat CN235-220 dari Kementerian Pertahanan, kami pun akan melakukan penandatanganan kontrak pembelian pesawat N219 sebanyak 11 unit oleh perusahaan swasta, Karya Logistik Indonesia (KLI) dengan konfigurasi angkut penumpang, selain itu TNI AD berencana memesan 10 unit untuk N219 versi militer yang pintu belakangnya dimodifikasi dengan sliding door untuk konfigurasi troops, transport logistics dan medical evacuation”, katanya.
Baca juga: Produksi Industri Pertahanan Dalam Negeri Tak Sesuai Target, Prabowo: Kita Pacu Terus
Gita menjelaskan, pesawat N219 telah mencapai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) 44,69% merupakan hasil kerja sama PTDI dengan Badan Riset & Inovasi Nasional yang pada 16 Agustus 2017 telah melakukan uji terbang perdana. Pesawat yang dilengkapi dengan dua mesin ini mampu mengangkut 19 penumpang.
Pesawat ini kemudian diberi nama Nurtanio oleh Presiden Jokowi hingga akhirnya berhasil memperoleh Type Certificate (TC) pada 22 Desember 2020 yang diterbitkan oleh Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU), Kementerian Perhubungan RI.
“Pada event internasional ini, selain kami mendapatkan kontrak pengadaan 1 unit pesawat CN235-220 dari Kementerian Pertahanan, kami pun akan melakukan penandatanganan kontrak pembelian pesawat N219 sebanyak 11 unit oleh perusahaan swasta, Karya Logistik Indonesia (KLI) dengan konfigurasi angkut penumpang, selain itu TNI AD berencana memesan 10 unit untuk N219 versi militer yang pintu belakangnya dimodifikasi dengan sliding door untuk konfigurasi troops, transport logistics dan medical evacuation”, katanya.
Lihat Juga :