Anak Muda Diajak Peduli pada Isu Pangan
Selasa, 01 November 2022 - 19:47 WIB
loading...
A
A
A
"Dialog ini dimaksudkan sebagai prakongres. Kongres Orang Muda sendiri akan dilaksanakan pada tahun depan dengan melibatkan pemimpin muda dari berbagai provinsi di Indonesia," katanya.
Dekan FISIP UI, Semiarto Aji Purwanto mengatakan, pengetahuan dan perubahan pola pikir yang mempengaruhi perilaku terkait pangan harus mulai dimiliki oleh para pemuda. Menurutnya, penghargaan terhadap petani rendah, sehingga minat pemuda terhadap pertanian juga rendah.
"Meskipun usaha kuliner banyak diminati oleh para pemuda, tapi kuliner itu justru yang memutus rasa lidah pangan lokal, karena didominasi oleh perasa yang tidak alami atau tidak berasal dari sumber pangannya langsung. Makanan pabrikan yang merusak lidah lebih populer dibanding dengan pangan lokal," katanya.
Baca juga: Jokowi Teken Perpres Cadangan Pangan, Bulog Jaga Stok Beras, Jagung dan Kedelai
Pemantik diskusi, Wakil Rektor I IPB University, Prof Drajat Martianto menegaskan, pangan seharusnya fokus pada kesejahteraan manusia, mulai dari petani sampai manusia yang mengonsumsinya. Intinya masalah pangan bukan hanya masalah teknis ketersediaan, tapi harus perhatikan kesejahteraan sosial baik dalam produksi, konsumsi, maupun distribusinya.
Dekan FISIP UI, Semiarto Aji Purwanto mengatakan, pengetahuan dan perubahan pola pikir yang mempengaruhi perilaku terkait pangan harus mulai dimiliki oleh para pemuda. Menurutnya, penghargaan terhadap petani rendah, sehingga minat pemuda terhadap pertanian juga rendah.
"Meskipun usaha kuliner banyak diminati oleh para pemuda, tapi kuliner itu justru yang memutus rasa lidah pangan lokal, karena didominasi oleh perasa yang tidak alami atau tidak berasal dari sumber pangannya langsung. Makanan pabrikan yang merusak lidah lebih populer dibanding dengan pangan lokal," katanya.
Baca juga: Jokowi Teken Perpres Cadangan Pangan, Bulog Jaga Stok Beras, Jagung dan Kedelai
Pemantik diskusi, Wakil Rektor I IPB University, Prof Drajat Martianto menegaskan, pangan seharusnya fokus pada kesejahteraan manusia, mulai dari petani sampai manusia yang mengonsumsinya. Intinya masalah pangan bukan hanya masalah teknis ketersediaan, tapi harus perhatikan kesejahteraan sosial baik dalam produksi, konsumsi, maupun distribusinya.
Lihat Juga :