Kerja Sama dengan PKB, Prabowo Tegaskan Tidak Ada Transaksi dan Tawar Menawar
Minggu, 30 Oktober 2022 - 15:27 WIB
loading...
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku tidak ada tawar-menawar maupun transaksi dalam membina hubungan antara PKB dan Gerindra. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku tidak ada tawar-menawar maupun transaksi dalam membina hubungan antara PKB dan Gerindra.
Dengan keberanian Muhaimin Iskandar dan PKB, Prabowo menyebut, pihaknya memutuskan bekerja sama untuk kepentingan bangsa dan negara. "Apakah ada tawar menawar atau transaksi di antara kita? Setelah kita bekerja sama, kita komitmen keputusan politik apa pun akan kita ambil dan putuskan bersama-sama," ujar Prabowo saat menghadiri PKB Road To Election di Indoor Tenis GBK Senayan Jakarta pada Minggu (30/10/2022).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengaku, siap mati untuk Indonesia. Dirinya dan Muhaimin Iskandar tidak sedetikpun berpikir untuk memperkaya diri. "Saya dari dahulu petarung dan siap mati untuk negara ini. Jiwa dan raga saya saya persembahkan untuk masyarakat Indonesia. Saya yakin Gus Imin dan jajaran lainnya tidak ada niat untuk memperkaya diri. Pejuang politik bekerja untuk bangsa dan negara. Pemimpin pasti akan mendapatkan tantangan namun harus tetap tegar," ucapnya.
Baca juga: Sebut PKB Kawan Seperjuangan, Prabowo: Deklarasi Gampang, yang Penting Kita Menang
Prabowo mengaku, dirinya mengedepankan upaya untuk menjadi katalisator, penyejuk, dan menyelamatkan masa depan bangsa sehingga memutuskan bergabung di kabinet Presiden Jokowi saat kalah di Pilpres 2019.
Dengan keberanian Muhaimin Iskandar dan PKB, Prabowo menyebut, pihaknya memutuskan bekerja sama untuk kepentingan bangsa dan negara. "Apakah ada tawar menawar atau transaksi di antara kita? Setelah kita bekerja sama, kita komitmen keputusan politik apa pun akan kita ambil dan putuskan bersama-sama," ujar Prabowo saat menghadiri PKB Road To Election di Indoor Tenis GBK Senayan Jakarta pada Minggu (30/10/2022).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengaku, siap mati untuk Indonesia. Dirinya dan Muhaimin Iskandar tidak sedetikpun berpikir untuk memperkaya diri. "Saya dari dahulu petarung dan siap mati untuk negara ini. Jiwa dan raga saya saya persembahkan untuk masyarakat Indonesia. Saya yakin Gus Imin dan jajaran lainnya tidak ada niat untuk memperkaya diri. Pejuang politik bekerja untuk bangsa dan negara. Pemimpin pasti akan mendapatkan tantangan namun harus tetap tegar," ucapnya.
Baca juga: Sebut PKB Kawan Seperjuangan, Prabowo: Deklarasi Gampang, yang Penting Kita Menang
Prabowo mengaku, dirinya mengedepankan upaya untuk menjadi katalisator, penyejuk, dan menyelamatkan masa depan bangsa sehingga memutuskan bergabung di kabinet Presiden Jokowi saat kalah di Pilpres 2019.
Lihat Juga :