Bola, Maulid Nabi, dan Pendidikan Karakter

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 16:37 WIB
loading...
A A A
Kelima, syukur. Sepak bola sebenarnya juga mengajarkan tentang pentingnya syukur atas perolehan hasil. Tidak sedikit pemain bola yang selebrasi dengan "sujud syukur" atas kemampuannya menjebol gawang lawan. Sekecil apapun keberhasilan perlu disyukuri dengan cara-cara yang bermartabat, bukan dengan selebrasi yang berlebihan.

Tidak sedikit pemain bola yang berlebihan mengekspresikan "gol" yang justru menimbulkan kemarahan pemain atau suporter lawan. Apalagi dilakukan dengan sikap, gerakan atau simbol-simbol ejekan.

Keenam, kemurahan hati adalah sikap respek terhadap lawan. Beberapa sikap murah hati adalah menolong lawan saat terjatuh, mudah memaafkan atas perilaku negatif lawan baik disengaja maupun tidak. Pemain yang matang secara emosional selalu menunjukkan sikap empatik, sehingga sangat disegani kawan maupun lawan.

Ketujuh, sikap jujur. Jujur adalah sikap batin yang sangat mulia dalam petandingan apapun, apalagi sepak bola. Jujur menjadi kunci permainan bola berjalan fairness.

Dengan karakter mental jujur akan membangun persahabatan sejati antar manusia. Kejujuran akan "menekan" ego untuk berbuat curang. Tidak ada yang disembunyikan kecuali sikap terbuka dan saling menghormati antarpemain.

Kedelapan, cinta. Bola sesungguhnya mengajarkan juga tentang cinta. Sekian banyak pemain bola terkenal, seperti Ronaldo, Lionel Messi, Mezut Ozil, David Beckham (mantan) dan lainnya memiliki projek kemanusiaan melalui yayasan amal sebagai bentuk solidaritas bagi pihak yang membutuhkan.

Cinta dalam sepak bola juga bisa diwujudkan pada profesi dan dedikasi selama bermain bola. Cinta memiliki dimensi yang sangat luas dan dapat diekspresikan dalam bentuk apapun.

Uraian di atas menggambarkan bahwa bola sesungguhnya olah raga yang kaya akan nilai-nilai positif.

Tidak seharusnya bola menjadi simpul-simbul keburukan, seperti mafia, judi, kebencian ras (rasisme), diskriminasi kelompok, atau golongan yang dapat menimbulkan kericuhan atau kerusuhan massal sehingga menghilangkan sportivitas.

Apalagi kita sebagai umat beragama yang senantiasa diajarkan tentang cinta dan memuliakan sesama. Jenis interaksi apapun, termasuk bola, senantiasa membuka ruang bagi tumbuhnya sikap-sikap memuliakan sesama.

Sehingga peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw ini dapat menjadi momentum bersama membentuk karakter positif melalui sepak bola.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendidikan di Antara...
Pendidikan di Antara Keinginan Pasar dan Janji Kesejahteraan
Menag: Hardiknas Momentum...
Menag: Hardiknas Momentum Wujudkan Pendidikan Inklusif dan Berkarakter
Sambut Hari Kartini,...
Sambut Hari Kartini, Rustini Muhaimin Serukan Penguatan Pendidikan Karakter Keluarga
25 Tahun Pengabdian...
25 Tahun Pengabdian Tanpa Henti untuk Karakter Bangsa, Ary Ginanjar Raih Satya Budaya Narendra
Gelar Maulid Nabi Bareng...
Gelar Maulid Nabi Bareng Gus Iqdam, Golkar Bersama Masyarakat dalam Syiar Islam
LAN Dorong Sekolah Rakyat...
LAN Dorong Sekolah Rakyat Jadi Pembentuk Karakter Anak Bangsa
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
MilkLife Soccer Challenge...
MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Surabaya Seri 2 Lahirkan Juara Baru
Rekomendasi
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Album Baru Slank Republik...
Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved