Isu Ditawari Jatah Menteri Demi Jegal Anies, Begini Jawaban PKS

Jum'at, 28 Oktober 2022 - 09:59 WIB
loading...
Isu Ditawari Jatah Menteri...
Juru Bicara PKS Ahmad Mabruri menanggapi santai isu yang menyebut partainya ditawari sejumlah uang besar dan posisi menteri dalam rangka penjegalan Anies Baswedan. Foto: Dok.PKS
A A A
JAKARTA - Belakangan ini muncul isu yang menyebut Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) ditawari sejumlah uang besar dan posisi menteri dalam rangka penjegalan Anies Baswedan di Pilpres 2024 . Isu itu muncul di tengah isu reshuffle kabinet terhadap kursi menteri dari Partai Nasdem pascadeklarasi Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (capres) 2024.

Juru Bicara PKS Ahmad Mabruri menanggapi santai isu yang menyebut partainya ditawari sejumlah uang besar dan posisi menteri dalam rangka penjegalan Anies Baswedan. “Kalau ditawari sih sudah sejak dulu. Sejak periode pertama pemerintahan Joko Widodo. Tapi selalu ditolak,” kata Mabruri dengan emoji tertawa ketika dikonfirmasi MNC Portal, Jumat (28/10/2022).

Karena, Mabruri menjelaskan, amanat forum pengambilan keputusan tertinggi di PKS, Majelis Syura PKS menegaskan bahwa posisi PKS tetap oposisi sampai 2024. “Amanah Majelis Syura PKS kita tetap oposisi sampai 2024,” ujarnya.

Baca juga: Bersaing Ketat untuk Cawapres, PKS Atur Pertemuan Aher dan Anies

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Ajak Gema Keadilan...
PKS Ajak Gema Keadilan Jadi Inkubator Pemimpin Muda
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
PKS Perkuat Fundamental...
PKS Perkuat Fundamental Bangsa di Tengah Dinamika Global dan Nasional
Komentari Situasi Terkini,...
Komentari Situasi Terkini, Anies Baswedan: Berikan Kepastian, Jangan Ketenangan Semu
MK Tegaskan Jakarta...
MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara, Anies Baswedan Buka Suara
Ambon, Poso, dan Aceh...
Ambon, Poso, dan Aceh Tenang, Anies: Di Situ Ada Sidik Jarinya Pak JK
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Anies Dorong Mahasiswa...
Anies Dorong Mahasiswa Kuasai AI: Itu Asisten, Jangan Jadi Substitute
Surat Anies Baswedan...
Surat Anies Baswedan untuk Aktivis Kontras Andrie Yunus: Cepat Sembuh dan Kembali Berjuang!
Rekomendasi
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran; Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Berita Terkini
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Cek Ulang Validitas 63 Juta Penerima Manfaat-Insentif SPPG
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved