AHY dan Aher Calon Pendamping Anies di Pilpres 2024, Siapa Lebih Berpeluang?
Rabu, 26 Oktober 2022 - 20:49 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 2 Jam Bertemu AHY, Surya Paloh: Deklarasi Koalisi Tunggu Hari dan Bulan Baik
Menurut Herzaky, hal itu merupakan kedaulatan PKS sebagai partai yang mandiri dan independen. Sehingga, ia beranggapan apa yang dilakukan merupakan hal yang wajar saja dalam menyikapi Pilpres 2024.
"PKS tentunya juga ingin mendapatkan efek elektoral dari pencawapresan Pak Ahmad Heryawan. Dengan naiknya elektoral parpol pengusung, bisa memberikan dampak penguatan di parlemen," ujarnya.
Deputi Analisa Data dan Informasi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution pun tak mempermasalahkan PKS mengusulkan Aher sebagai cawapres. Dia menekankan, dengan makin meningkatnya elektabilitas ketiga parpol di Koalisi Perubahan dan Perbaikan, peluang Demokrat dan PKS menempatkan kader terbaiknya sebagai cawapres bisa dikatakan telah mendekati kepastian.
"Capres dan cawapres yang didukung Demokrat, Nasdem, dan PKS berpeluang memenangkan Pilpres 2024 dengan besarnya perolehan suara koalisi ditambah dukungan suara publik yang menginginkan arus perubahan," ujarnya, Selasa (25/10/2022).
Menurut Herzaky, hal itu merupakan kedaulatan PKS sebagai partai yang mandiri dan independen. Sehingga, ia beranggapan apa yang dilakukan merupakan hal yang wajar saja dalam menyikapi Pilpres 2024.
"PKS tentunya juga ingin mendapatkan efek elektoral dari pencawapresan Pak Ahmad Heryawan. Dengan naiknya elektoral parpol pengusung, bisa memberikan dampak penguatan di parlemen," ujarnya.
Deputi Analisa Data dan Informasi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution pun tak mempermasalahkan PKS mengusulkan Aher sebagai cawapres. Dia menekankan, dengan makin meningkatnya elektabilitas ketiga parpol di Koalisi Perubahan dan Perbaikan, peluang Demokrat dan PKS menempatkan kader terbaiknya sebagai cawapres bisa dikatakan telah mendekati kepastian.
"Capres dan cawapres yang didukung Demokrat, Nasdem, dan PKS berpeluang memenangkan Pilpres 2024 dengan besarnya perolehan suara koalisi ditambah dukungan suara publik yang menginginkan arus perubahan," ujarnya, Selasa (25/10/2022).
(zik)
Lihat Juga :