Hadapi Era Digitalisasi, Pesan Irjen: ASN Kemenag Harus Adaptif dan Agile

Selasa, 25 Oktober 2022 - 20:01 WIB
loading...
Hadapi Era Digitalisasi,...
Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI berkomitmen untuk terus melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, salah satunya dengan melakukan Transformasi Pengawasan agar Kementerian Agama menjadi organisasi yang adaptif dan agile.
A A A
JAKARTA - Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI berkomitmen untuk terus melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, salah satunya dengan melakukan Transformasi Pengawasan agar Kementerian Agama menjadi organisasi yang adaptif dan agile.

Memasuki era digitalisasi pemanfaatan dan penguasaan teknologi merupakan salah satu indikator kemajuan organisasi yakni memiliki sumber daya manusia (SDM) yang kuat.

Hal ini disampaikan Irjen Faisal saat membuka Kegiatan Lokakarya Pengawasan (Lokwas) Tahun 2023 di Pusdiklat Kementerian Agama, Ciputat, Tangerang Selatan Provinsi Banten.

Faisal mengajak jajarannya untuk adaptif dan agile terhadap perubahan. Sesuai arahan Menag, Kemenag harus berbenah dalam dua hal yakni perbaikan sistem layanan publik dan pencegahan sistem transaksional. Upaya yang dilakukan dengan mendorong setiap pimpinan instansi untuk menciptakan inovasi dalam rangka menciptakan pelayanan publik yang berkualitas.

“ASN Kemenag harus mampu memberikan dampak yang maksimal terhadap masyarakat. Untuk mewujudkan birokrasi yang memiliki daya saing global dan birokrasi yang adaptif dan agile, diperlukan pengembangan kompetensi aparatur secara berkelanjutan, sambungnya.

Faisal menambahkan bahwa siap dan terbuka untuk melakukan transformasi pengawasan di Kementerian Agama. "Saya siap mendengarkan masukan dan rekomendasi dari Bapak/Ibu. Saya akan mendengarkan secara seksama, sehingga saran yang kita terima selanjutnya bisa segera diterapkan untuk Kemenag lebih baik lagi," tutup Faisal pada Selasa (25/10/2022).
(srf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Kemenag Dorong Waisak...
Kemenag Dorong Waisak 2026 di Borobudur Jadi Ruang Spiritualitas dan Perdamaian
Fenomena Hijrah Digital...
Fenomena Hijrah Digital dan Influencer Agama Harus Diiringi Kedalaman Ilmu
Kemenag Gelar Sidang...
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijjah dan Iduladha 2026 Sore Ini
Kemenag Cabut Izin Ponpes...
Kemenag Cabut Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Buntut Kasus Pencabulan Santriwati
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Rekomendasi
Daftar Lengkap 32 Tim...
Daftar Lengkap 32 Tim Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
400 Ribu Anak Muda Idap...
400 Ribu Anak Muda Idap Diabetes, BPJS Kesehatan Gelar Fun Run untuk Kampanye Hidup Sehat
Momen Celine Evangelista...
Momen Celine Evangelista Bimbing Anaknya Belajar Wudhu dan Salat Tuai Pujian Warganet
Berita Terkini
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Evaluasi dan Mendengar Masukan Masyarakat
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Infografis
Gaza Harus Diperlakukan...
Gaza Harus Diperlakukan seperti Jepang dan Jerman setelah PD II
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved