Spesifikasi Zastava M93 Black Arrow, Senapan Runduk Andalan Pasukan Katak hingga Kopassus
Selasa, 25 Oktober 2022 - 14:13 WIB
loading...
Zastava M93 Black Arrow menjadi salah satu senjata andalan bagi tiap pasukan khusus militer seperti Kopassus. Foto DOK wikipedia
A
A
A
JAKARTA - Zastava M93 Black Arrow menjadi salah satu senjata andalan bagi tiap pasukan khusus militer seperti Kopassus hingga Yontaifib untuk melaksanakan misi senyap. Dari sosok namanya, si ‘panah hitam’ ini memang terdengar sangar dan memiliki spesifikasi yang cukup mematikan.
Sudah sejak lama TNI telah mengadopsi beberapa senapan anti material. Sebut saja ada Denel NTW-20/Truvelo yang dipakai Intai Amfibi Korps Marinir dan Kopaska TNI AL, lalu ada Hecate II yang digunakan DenBravo 90 Paskhas TNI AU.
Baca juga : Antisipasi Pergerakan Rusia, Jerman Berniat Beli Sistem Rudal Arrow 3 Israel
Dari beberapa amunisi yang disediakan, ada nama Zastava M93 Black Arrow yang sempat ditampilkan ke publik oleh Kopassus pada ajang Pameran Alutsista TNI AD di Lapangan Monas, Jakarta pada 2015 lalu.
Senapan 'Panah Hitam' ini dibuat pada 1980 an oleh pabrikan senjata Zastava Arms dari Yugoslavia. Senjata ini memiliki dua varian yaitu, 50MG (kaliber 12,7 x 99 mm NATO) untuk kepentingan ekspor, dan varian 12,7 x 108 mm Rusia untuk pasar negara-negara eks Pakta Warsawa yang masih setia menggunakan amunisi rilisan Rusia.
Sudah sejak lama TNI telah mengadopsi beberapa senapan anti material. Sebut saja ada Denel NTW-20/Truvelo yang dipakai Intai Amfibi Korps Marinir dan Kopaska TNI AL, lalu ada Hecate II yang digunakan DenBravo 90 Paskhas TNI AU.
Baca juga : Antisipasi Pergerakan Rusia, Jerman Berniat Beli Sistem Rudal Arrow 3 Israel
Dari beberapa amunisi yang disediakan, ada nama Zastava M93 Black Arrow yang sempat ditampilkan ke publik oleh Kopassus pada ajang Pameran Alutsista TNI AD di Lapangan Monas, Jakarta pada 2015 lalu.
Senapan 'Panah Hitam' ini dibuat pada 1980 an oleh pabrikan senjata Zastava Arms dari Yugoslavia. Senjata ini memiliki dua varian yaitu, 50MG (kaliber 12,7 x 99 mm NATO) untuk kepentingan ekspor, dan varian 12,7 x 108 mm Rusia untuk pasar negara-negara eks Pakta Warsawa yang masih setia menggunakan amunisi rilisan Rusia.
Lihat Juga :