Wujudkan Pemerataan Pembangunan, Kepercayaan Publik ke Jokowi Semakin Tinggi

Kamis, 20 Oktober 2022 - 16:16 WIB
loading...
Wujudkan Pemerataan Pembangunan, Kepercayaan Publik ke Jokowi Semakin Tinggi
Keberhasilan Presiden Jokowi merealisasikan pemerataan pembangunan mendorong kepercayaan publik kepada pemerintah meningkat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Keberhasilan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pemerataan pembangunan diapresiasi. Hal itu selain membawa angin segar untuk seluruh masyarakat, khususnya di daerah juga meningkatkan kepercayaan terhadap pemerintah.

Hal itu diungkapkan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Muhammad Ardhi Faddakiri dalam seminar bertajuk “Infrastruktur Merata Wujud Keadilan Sosial: Menakar Peran Pemuda dalam Pembangunan”.

“Pemerataan pembangunan tentunya menjadi angin segar untuk warga Indonesia, terutama yang mendambakan keadilan sosial khususnya pada pembangunan infrastruktur di setiap wilayahnya masing-masing,” ujarnya, Kamis (20/10/2022).

Baca juga: Pembangunan Infrastruktur Era Jokowi Dinilai Berimbas Pada Peningkatan Kualitas SDM

Ardhi juga melihat bahwasanya pemerataan pembangunan yang sukses digarap oleh Jokowi membuat kepercayaan publik tinggi pada pemerintah. Jokowi sanggup menghubungkan seluruh daerah dengan infrastruktur yang dibangunnya

Baca juga: Program Pembangunan Infrastruktur Jokowi Perkuat Semangat Kebinekaan

“Tentunya pemerataan pembangunan ini membawa dampak positif seperti kepercayaan publik terhadap pemerintah dalam upaya pembangunan yang merata sebagai sarana integrasi bangsa dari Sabang sampai Merauke dari Pulau Nias sampai Pulau Rote,” terangnya.

Dampak positif lain dari pemerataan infrastruktur oleh Jokowi adalah mampu menggenjot kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) anak-anak negeri. Sehingga, lanjutnya, berpotensi meningkatkan kualitas bangsa Indonesia.

“Pembangunan infrastruktur yang menjadi sarana pembangunan SDM ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas bangsa Indonesia,” ucapnya.
(cip)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1924 seconds (11.252#12.26)