Mahfud MD Minta Kompolnas Tingkatkan Pengawasan terhadap Polri
Senin, 17 Oktober 2022 - 08:29 WIB
loading...
Menko Polhukam Mahfud MD bakal meminta Kompolnas untuk meningkatkan pengawasan terhaap Polri. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan ( Menko Polhukam ) Mahfud MD bakal memanggil Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Mahfud merasa perlu mengingatkan Kompolnas untuk meningkatkan pengawasan terhadap Polri.
"Saya akan panggil Kompolnas untuk meningkatkan peran pengawasan eksternalnya (terhadap Polri)," kata Mahfud melalui akun Instagramnya @mohmahfudmd, dikutip Senin (17/10/2022).
Baca juga: Sebagai Ketua Kompolnas, Mahfud MD Didesak Periksa Benny Mamoto
Pernyataan Mahfud yang juga Ketua Kompolnas tersebut berkaitan dengan pemanggilan sejumlah jajaran Polri, mulai dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, pejabat utama hingga Kapolres ke Istana Negara, Jumat (14/10/2022).
"Saya menganggap, secara struktural arahan Presiden kepada Polri hari Jumat tgl 14 Oktober 2022 itu berlaku juga untuk penegak hukum yang lain, bahkan kepada semua institusi pemerintah," katanya.
"Yakni, harus melayani dan melindungi rakyat. Tidak boleh sewenang-wenang, koruptif, hedonis, bergaya hidup mewah, dan congkak," sambungnya.
"Saya akan panggil Kompolnas untuk meningkatkan peran pengawasan eksternalnya (terhadap Polri)," kata Mahfud melalui akun Instagramnya @mohmahfudmd, dikutip Senin (17/10/2022).
Baca juga: Sebagai Ketua Kompolnas, Mahfud MD Didesak Periksa Benny Mamoto
Pernyataan Mahfud yang juga Ketua Kompolnas tersebut berkaitan dengan pemanggilan sejumlah jajaran Polri, mulai dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, pejabat utama hingga Kapolres ke Istana Negara, Jumat (14/10/2022).
"Saya menganggap, secara struktural arahan Presiden kepada Polri hari Jumat tgl 14 Oktober 2022 itu berlaku juga untuk penegak hukum yang lain, bahkan kepada semua institusi pemerintah," katanya.
"Yakni, harus melayani dan melindungi rakyat. Tidak boleh sewenang-wenang, koruptif, hedonis, bergaya hidup mewah, dan congkak," sambungnya.
Lihat Juga :