Suara Nasdem Justru Akan Melejit karena Anies Effect
Kamis, 13 Oktober 2022 - 21:09 WIB
loading...
Asep Lukman Pegiat Tajdid Insitute. Foto/SINDOnews
A
A
A
Asep Lukman
Pegiat Tajdid Insitute
MENGENAI spekulasi dari sebagian pengamat dan ahli tentang kemungkinan akan merosotnya suara Partai Nasdem pascadiumumkanya Anies Baswedan sebagai calon presidennya, hal tersebut tidak lebih hanya sebagai “Bullying” dari pihak yang sebenarnya kontra.
Saya meragukan motivasi mereka jika disebut sebagai analis yang independen karena beberapa alasan. Pertama, tidak sedikit survei pra-pemilu lebih merupakan penggiringan opini daripada potret keadaan yang sesungguhnya.
Sebagai contoh, survei yang pernah dirilis 2013 oleh lembaga survei Indikator Politik, yang menyatakan bila PDI Perjuangan mencapreskan Jokowi, maka perolehan suara PDI Perjuangan diprediksi mencapai 37,8%. Sementara, jika tidak mengusung Jokowi, perolehan suara PDI Perjuangan hanya 14,4%.
Mereka mengklaim hanya memiliki margin of error sebesar 2,9% dan tingkat kepercayaan sebesar 95%. Rupanya suara PDI Perjuangan hanya 19,26%. Artinya, soal kecurigaan adanya kegiatan dari lembaga survei hanya untuk meneror psikologi orang-orang partai agar mau didikte lembaga survei itu sangat mungkin terjadi.
Kedua, mari kita amati perjalan partai yang pernah memiliki loncatan suara besar akibat didukung kelompok non partisan dan pemilih swing voters.
Pegiat Tajdid Insitute
MENGENAI spekulasi dari sebagian pengamat dan ahli tentang kemungkinan akan merosotnya suara Partai Nasdem pascadiumumkanya Anies Baswedan sebagai calon presidennya, hal tersebut tidak lebih hanya sebagai “Bullying” dari pihak yang sebenarnya kontra.
Saya meragukan motivasi mereka jika disebut sebagai analis yang independen karena beberapa alasan. Pertama, tidak sedikit survei pra-pemilu lebih merupakan penggiringan opini daripada potret keadaan yang sesungguhnya.
Sebagai contoh, survei yang pernah dirilis 2013 oleh lembaga survei Indikator Politik, yang menyatakan bila PDI Perjuangan mencapreskan Jokowi, maka perolehan suara PDI Perjuangan diprediksi mencapai 37,8%. Sementara, jika tidak mengusung Jokowi, perolehan suara PDI Perjuangan hanya 14,4%.
Mereka mengklaim hanya memiliki margin of error sebesar 2,9% dan tingkat kepercayaan sebesar 95%. Rupanya suara PDI Perjuangan hanya 19,26%. Artinya, soal kecurigaan adanya kegiatan dari lembaga survei hanya untuk meneror psikologi orang-orang partai agar mau didikte lembaga survei itu sangat mungkin terjadi.
Kedua, mari kita amati perjalan partai yang pernah memiliki loncatan suara besar akibat didukung kelompok non partisan dan pemilih swing voters.
Lihat Juga :