Hercules TNI AU Tembus Langit Singapura dan Kamboja Bawa Ratusan Ribu APD
Selasa, 28 April 2020 - 04:22 WIB
loading...
A
A
A
"Kemudian yang kedua mengangkut 540 dus diterbangkan ke Jakarta. Surgical mask tersebut merupakan sumbangan dari Temasek Foundation Singapura yang dikoordinasikan oleh KBRI di Singapura," ungkap Kasubdispenum Dispenau, Kolonel (Sus) Muhammad Yuris dalam keterangan pers yang diterima SINDOnews, Senin (27/4/2020). (Baca juga: Sembuh dari Corona, Menhub Budi Karya Kembali Ikuti Rapat Intern Kabinet )
Sementara di Phnom Penh, Hercules TNI AU mengangkut 12 ton alkes yang terdiri atas 90 dus berisi 140.000 APD sumbangan dari Ishihara Charity Foundation yang dikoordinasikan oleh KBRI di Phnom Penh.
Penerbangan Hercules dari Halim Perdanakusuma menuju Phnom Penh harus singgah di Lanud Raden Sadjad Natuna untuk mengisi ulang bahan bakar, demikian pula saat kembalinya.
Puguh mengatakan dirinya beserta kru Hercules merasa terhormat dan bangga turut serta berperan dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 di Indonesia dan berharap kepada seluruh lapisan masyarakat mendukung pula upaya ini dengan cara tetap tinggal di rumah, menjaga jarak, memakai masker, dan tidak mudik untuk memutus mata rantai penularan virus Corona.
"Kami terbang menembus langit untuk membantu garda terdepan (penanganan Corona-red), kalian membantu kami dengan cara tetap berada di rumah," katanya.
Sementara di Phnom Penh, Hercules TNI AU mengangkut 12 ton alkes yang terdiri atas 90 dus berisi 140.000 APD sumbangan dari Ishihara Charity Foundation yang dikoordinasikan oleh KBRI di Phnom Penh.
Penerbangan Hercules dari Halim Perdanakusuma menuju Phnom Penh harus singgah di Lanud Raden Sadjad Natuna untuk mengisi ulang bahan bakar, demikian pula saat kembalinya.
Puguh mengatakan dirinya beserta kru Hercules merasa terhormat dan bangga turut serta berperan dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 di Indonesia dan berharap kepada seluruh lapisan masyarakat mendukung pula upaya ini dengan cara tetap tinggal di rumah, menjaga jarak, memakai masker, dan tidak mudik untuk memutus mata rantai penularan virus Corona.
"Kami terbang menembus langit untuk membantu garda terdepan (penanganan Corona-red), kalian membantu kami dengan cara tetap berada di rumah," katanya.
(dam)
Lihat Juga :