Respons Jenderal Andika Terkait Megawati Singgung Pertahanan Negara
Rabu, 05 Oktober 2022 - 17:37 WIB
loading...
Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa menegaskan, prajurit TNI terus bekerja maksimal di tengah keterbatasan yang ada. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Baru-baru ini, Megawati Soekarnoputri turut mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), agar mengajak tiga matra angkatan di TNI agar duduk bersama membahas terkait pertahanan RI ke depan, karena disebut tak sesuai dengan negara archipelago.
Menanggapi hal itu, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa buka suara. Menurut Andika, prajurit TNI terus bekerja maksimal di tengah keterbatasan yang ada. Sebab, lanjutnya, TNI tidak akan bekerja maksimal bila terus berharap-harap cemas dengan hal yang belum ada.
"Bagi saya, kita harus berusaha dan bekerja dengan apa yang kita punya. Kalau kita hanya mengharap-harapkan, kita nanti tidak bekerja," ujar Andika di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/10/2022).
Baca juga: Megawati Sebut Sistem Pertahanan Maju Mundur, Jokowi Panggil Panglima TNI
Lebih lanjut, Andika turut bercerita mengenai kurangnya prajurit yang kerap berjaga di perbatasan. Sehingga, bila diambil dari contoh di perbatasan Malaysia, diibaratkan hanya ada satu prajurit di setiap satu kilometer perbatasan.
Menanggapi hal itu, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa buka suara. Menurut Andika, prajurit TNI terus bekerja maksimal di tengah keterbatasan yang ada. Sebab, lanjutnya, TNI tidak akan bekerja maksimal bila terus berharap-harap cemas dengan hal yang belum ada.
"Bagi saya, kita harus berusaha dan bekerja dengan apa yang kita punya. Kalau kita hanya mengharap-harapkan, kita nanti tidak bekerja," ujar Andika di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/10/2022).
Baca juga: Megawati Sebut Sistem Pertahanan Maju Mundur, Jokowi Panggil Panglima TNI
Lebih lanjut, Andika turut bercerita mengenai kurangnya prajurit yang kerap berjaga di perbatasan. Sehingga, bila diambil dari contoh di perbatasan Malaysia, diibaratkan hanya ada satu prajurit di setiap satu kilometer perbatasan.
Lihat Juga :