Anggap Wajar Jokowi Marah, Masinton PDIP: Pemerintahan Gagap Hadapi Covid-19

Sabtu, 04 Juli 2020 - 13:29 WIB
loading...
Anggap Wajar Jokowi...
Politikus PDIP Masinton Pasaribu. Foto: SINDOnews/Rico Alfrido Simanjuntak
A A A
JAKARTA - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu menilai wajar kemarahan Presiden Jokowi kepada para pembantunya. Sebab, kata dia, pemimpin pemerintahan negara lain pun bisa melakukan hal yang sama ketika mengevaluasi kabinet.

"Kemarahan itu bagi saya wajar. Wajar itu karena semua pemimpin, presiden, sebagai kepala pemerintahan melakukan hal yang sama, yaitu mengingatkan para anggota kabinetnya, bukan hanya di Indonesia saya rasa," kata Masinton dalam diskusi Polemik MNC Trijaya bertajuk Menanti Perombakan Kabinet, Sabtu (4/7/2020).

(Baca: Terus Dukung Pemerintahan Jokowi, PDIP: Wabah Corona Masalah Bersama)

Masinton mengatakan, Pandemi Covid-19 telah membuka kotak Pandora tentang bagaimana sebenarnya tata kelola pemerintahan di Indonesia. "Nah ternyata dalam kita mengatasi dan menangani situasi yang semua di luar perkiraan kita, kita gagap," katanya.

Dia melanjutkan, pemerintah gagap karena belum memiliki formula manajemen bencana. "Kita hanya mengenal kata disaster management, penanganan dalam situasi darutat, tapi implementasinya gagal kita dalam menerapkan itu," ujarnya.

(Baca: PDIP Siap Pasang Badan Dukung Pemerintahan Jokowi Atasi Covid-19)

Dia melihat, ketika terjadi bencana di satu daerah, pemerintah pusat dan daerah gagal. "Yang jadi korban siapa? Masyarakat, data berantakan. Jadi saya sependapat dengan semua narasumber. Baik yang di partai pemerintah, oposisi, maupun pengamat, karena persoalan ini kita memang tidak siap. Tata kelola pemerintahan kita, bukan hanya saat ini. Puncak dari seluruh persoalan yang memang kita gagap dalam menangani itu," pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
Prabowo Berkelakar Soal...
Prabowo Berkelakar Soal Reshuffle Zulhas usai Salah Sebut Nama Desa di Kebumen
PDIP Kembali Tegaskan...
PDIP Kembali Tegaskan Posisinya Jadi Mitra Strategis Pemerintah: Kami Tidak Nyinyir
Jabat Kepala Bakom,...
Jabat Kepala Bakom, Qodari: Harus Agresif, Kalau Diserang Tidak Diam
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
Jejak Pendidikan Jumhur...
Jejak Pendidikan Jumhur Hidayat yang Resmi Dilantik Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup
Dua Legislator PDIP...
Dua Legislator PDIP Desak Kementerian PU Tegur Kontraktor Sekolah Rakyat di Muncar
Rekomendasi
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Program Loyalitas Jadi...
Program Loyalitas Jadi Strategi Pusat Belanja Menjaga Kedekatan dengan Pengunjung
Berita Terkini
PTPN III Gandeng KPK...
PTPN III Gandeng KPK Bangun Integritas dan Cegah Korupsi
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Hakim Ingatkan Tersangka...
Hakim Ingatkan Tersangka Bea Cukai Tak Berdusta: Di Akhirat Nanti Masuk Neraka
Hanura Bantah Punya...
Hanura Bantah Punya Yayasan Pengelola MBG, Sebut Narasi yang Beredar Hoaks
Kejagung Pelajari Bukti...
Kejagung Pelajari Bukti Terkait Pengajuan Justice Collaborator Eks Waka BGN Sony Sonjaya
Sidang PLK di PTUN,...
Sidang PLK di PTUN, Ahli Tegaskan Pencabutan Badan Hukum oleh Kemenkum Sudah Tepat
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved