Nasdem Ingin Deklarasi 10 November, Demokrat Siap Menyesuaikan
Kamis, 29 September 2022 - 16:23 WIB
loading...
A
A
A
Sejauh ini, kata Herzaky, komunikasi dengan Nasdem maupun PKS tetap terjalin dengan baik. "Komunikasi iya, kita tiap minggu ada komunikasinya. Dengan teman-teman yang mewakili itu ada, kemudian menjadi opsi bahwa kita ada deklarasi, misalnya usulan dari teman-teman Nasdem itu ada November, ya itu menjadi salah satu opsi memang juga dibicarakan," ungkapnya.
Didesak soal deklarasi, Herzaky kembali menyatakan siap menyesuaikan. "Tetapi kalau bagi kami, ya kita ingin deklarasi nya semua sudah selesai, kalau misalnya November. Tapi kalau ternyata Oktober sudah clear kenapa tidak. Tapi kalau November belum ini, Desember misalnya ya gak apa-apa juga. Misalkan sembari menunggu verifikasi partai politik selesai, kan boleh saja. Jadi ini kita mendalami semua," lanjut Herzaky.
"Tapi memang ada wacana kenapa 10 November karena ini hari Pahlawan. Kalau kami saat ini fokus pada kriteria, program-program, kalau mengenai nama dan tanggal deklarasi kami bisa menyesuaikan. Karena yang namanya koalisi harus saling kompromi menyesuaikan. Tapi lagi-lagi kita harus sepakati dulu beberapa hal krusial yang harus kita selesaikan juga," kata dia.
Sebelumnya, Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya mengatakan segera mengumumkan koalisi dan capres yang diusung untuk Pilpres 2024 pada 10 November 2022. Meskipun demikian Willy Aditya menyebutkan peluang mundurnya tanggal deklarasi bisa disebabkan karena kesepakan koalisi tidak tercapai.
Didesak soal deklarasi, Herzaky kembali menyatakan siap menyesuaikan. "Tetapi kalau bagi kami, ya kita ingin deklarasi nya semua sudah selesai, kalau misalnya November. Tapi kalau ternyata Oktober sudah clear kenapa tidak. Tapi kalau November belum ini, Desember misalnya ya gak apa-apa juga. Misalkan sembari menunggu verifikasi partai politik selesai, kan boleh saja. Jadi ini kita mendalami semua," lanjut Herzaky.
"Tapi memang ada wacana kenapa 10 November karena ini hari Pahlawan. Kalau kami saat ini fokus pada kriteria, program-program, kalau mengenai nama dan tanggal deklarasi kami bisa menyesuaikan. Karena yang namanya koalisi harus saling kompromi menyesuaikan. Tapi lagi-lagi kita harus sepakati dulu beberapa hal krusial yang harus kita selesaikan juga," kata dia.
Sebelumnya, Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya mengatakan segera mengumumkan koalisi dan capres yang diusung untuk Pilpres 2024 pada 10 November 2022. Meskipun demikian Willy Aditya menyebutkan peluang mundurnya tanggal deklarasi bisa disebabkan karena kesepakan koalisi tidak tercapai.
Lihat Juga :