Lewat Penguasaan Iptek, Indonesia Bisa Jadi Pemimpin di Tingkat Dunia

Selasa, 27 September 2022 - 18:13 WIB
loading...
Lewat Penguasaan Iptek, Indonesia Bisa Jadi Pemimpin di Tingkat Dunia
Pakar Geopolitik Hasto Kristiyanto mengatakan, lewat penguasaan Iptek Indonesia bisa jadi pemimpin di tingkat dunia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Para pendidik diharapkan ikut menyebarkan energi positif bagi seluruh bangsa dengan mendidik para siswa agar mereka mempunyai mentalitas sebagai pemimpin.

Hal itu disampaikan Pakar Geopolitik Hasto Kristiyanto saat menyampaikan kuliah umum berjudul "Perspektif Pemikiran Bung Karno dalam Geopolitik dan Penerapan Nilai-nilai Pancasila" di Kampus Pembangunan Karakter Bangsa Indonesia, Astha Hannas, Subang, Jawa Barat, Selasa (27/9/2022).

Hasto menginspirasi para kepala sekolah dengan menyebut tugas mereka sangat penting untuk menjadikan para siswa sebagai calon pemimpin Indonesia di masa mendatang yakni pemimpin yang menjadikan Indonesia sebagai pemimpin bagi bangsa-bangsa di dunia.

Baca juga: Sekjen PDIP: Kedekatan dengan Rakyat Adalah Politik Paling Hebat

Sekjen PDIP ini memberi contoh kemampuan mengekspor pete dan jengkol ke luar negeri mungkin dilihat hal sederhana tapi sebenarnya penting agar ke depan yang diekspor bukan bahan-bahan mentah. Sekaligus membangun kepemimpinan Indonesia di bidang kuliner.

"Force projection adalah ketika kita mengekspor pete dan jengkol ke Jepang. Ini menunjukkan bahwa bangsa kita punya kemampuan untuk melakukan penetrasi ke pasar Jepang," ucap Hasto.

Baca juga: Sekjen PDIP: Indonesia Harus Menggembleng Diri sebagai Bangsa Maritim

Dalam kesempatan itu, Hasto juga mengatakan betapa pentingnya peran penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), pentingnya peran guru dan kepala sekolah dalam memajukan Indonesia Raya, mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Dari para kepala sekolah inilah kita bisa merubah Indonesia. Kita bisa merubah Indonesia dari pendidikan dan ini bisa dibuktikan oleh teori geopolitik Soekarno," sebut Hasto.

Pria asal Yogyakarta itu mengingatkan agar bangsa Indonesia tidak boleh kehilangan spirit of leadership. Bahkan disinggungnya juga mayoritas orang Indonesia mengalami kemerosotan yang drastis termasuk disiplin yang paling elementer, disiplin waktu.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1702 seconds (11.97#12.26)