Bantu dr Lie Membuat Ruang Operasi di RS Apung

Kamis, 29 September 2022 - 06:01 WIB
loading...
Bantu dr Lie Membuat...
Lie Dharmawan sudah dikenal sebagai sosok dokter yang dermawan. Dia juga yang mematahkan ungkapan sehat itu mahal dengan mendirikan rumah sakit apung swasta pertama di Indonesia.
A A A
JAKARTA - Lie Dharmawan sudah dikenal sebagai sosok dokter yang dermawan. Dia juga yang mematahkan ungkapan 'sehat itu mahal' dengan mendirikan rumah sakit apung (floating hospital) swasta pertama di Indonesia.

Di bawah Yayasan doctorSHARE, Lie mendirikan Rumah Sakit Apung (RSA) Swasta, yang diberi nama KM RSA DR. LIE DHARMAWAN. Pelayanan medis dalam RSA dilakukan dengan cuma-cuma alias gratis.
Bantu dr Lie Membuat Ruang Operasi di RS Apung

Dari dana pribadinya, dr Lie mewujudkan mimpi yang muskil, membangun rumah sakit apung. Kemudian berlayarlah dr Lie mengunjungi pulau-pulau kecil di Nusantara, mengobati ribuan warga miskin yang tak memiliki akses pada pelayanan medis.

Di atas kapal motor (KM) sederhana yang berukuran panjang 25,13 meter dan lebar 6,82 meter serta terbuat dari kayu yang di dalamnya disekat-sekat menjadi bilik-bilik, dr Lie telah melakukan banyak pengobatan dan pembedahan di berbagai penjuru nusantara, seperti di Kepulauan Kei (Maluku), Pulau Panggang (Kepulauan Seribu), Bangka Tengah, Belitung Timur (Bangka Belitung), Ketapang dan Pontianak (Kalimantan Barat), Bali, Nusa Tenggara Timur, dan berbagai wilayah lainnya.

Hingga saat ini, RSA yang dimiliki dr Lie berjumlah 3 yaitu RSA dr. Lie Dharmawan, RSA Nusa Waluya I, dan RSA Nusa Waluya II. Misi besar dr Lie selanjutnya adalah mengurangi angka kematian calon ibu dan bayi di wilayah sulit terjangkau di Indonesia barat.
Bantu dr Lie Membuat Ruang Operasi di RS Apung

Namun untuk merealisasikan hal ini tidaklah mudah. dr Lie harus merenovasi kapal yang sudah ada agar bisa lebih maksimal saat digunakan. Kemudian dia juga berharap bisa membangun ruang operasi di dalam kapal untuk kebutuhan operasi mayor maupun minor, sehingga bisa lebih banyak menyelamatkan banyak nyawa kedepannya.

Biaya yang dibutuhkan dr Lie cukup besar. Yuk dukung terus semangat tak pernah padam RSA dr Lie untuk terus memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat di wilayah terpencil dengan cara mengklik link INI.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Digitalisasi Pendidikan:...
Digitalisasi Pendidikan: Ikhtiar Kemajuan atau Ujian Keadilan?
Kedubes Iran: Donasi...
Kedubes Iran: Donasi Masyarakat Indonesia untuk Teheran Tembus Lebih dari Rp9 Miliar
Lazisnu Salurkan Ribuan...
Lazisnu Salurkan Ribuan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Palestina Selama Ramadan
Yayasan Ayo Masuk Surga...
Yayasan Ayo Masuk Surga Bertemu Dubes Palestina, Bahas Bantuan Kemanusiaan
Baznas RI Salurkan 33.917...
Baznas RI Salurkan 33.917 Paket Pangan untuk Warga Palestina selama Ramadan
Apresiasi Kontribusi...
Apresiasi Kontribusi Baznas Bantu Palestina, Prabowo: Anda Mewakili Bangsa Indonesia
Kunjungi Pulau Arar...
Kunjungi Pulau Arar Papua, Mendikdasmen Tegaskan Akses Pendidikan Anak di Daerah Terpencil
Satelit N5 Sasar Daerah...
Satelit N5 Sasar Daerah Terpencil dan Terluar
Kantor Media Pemerintah...
Kantor Media Pemerintah Sangkal Klaim Dewan Perdamaian soal 602 Truk Bantuan Masuk Gaza
Rekomendasi
Bukan Modal Besar, Refa...
Bukan Modal Besar, Refa Ardhi Sebut Hal Ini yang Membantunya Raih 1 Juta Subscribers
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
Berita Terkini
Sidang PLK di PTUN,...
Sidang PLK di PTUN, Ahli Tegaskan Pencabutan Badan Hukum oleh Kemenkum Sudah Tepat
Sony Sonjaya Belum Ajukan...
Sony Sonjaya Belum Ajukan Permohonan Perlindungan Justice Collaborator ke LPSK
Komisi VI DPR: Kenaikan...
Komisi VI DPR: Kenaikan Harga BBM Dilakukan Tiba-tiba, Kami Belum dapat Informasi
Gelar OTT, KPK Tangkap...
Gelar OTT, KPK Tangkap 5 ASN BPK
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved