Momen Hari Maritim Nasional, Bambang Haryo Prihatin Nelayan Kesulitan BBM

Sabtu, 24 September 2022 - 14:15 WIB
loading...
Momen Hari Maritim Nasional,...
Penasihat Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Jawa Timur Bambang Haryo mengatakan para nelayan di utara Jawa mengeluh bahwa mereka sulit mendapatkan BBM bersubsidi. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Hari Maritim Nasional diperingati pada tanggal 23 September setiap tahunnya. Sayangnya, di hari jadinya tersebut para nelayan justru mengalami kesulitan mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Penasihat Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Jawa Timur Bambang Haryo mengatakan para nelayan di utara Jawa mengeluh bahwa mereka sulit mendapatkan BBM bersubsidi. "Ini adalah sesuatu yang ironis bagi negara maritim yang mempunyai kepulauan terbesar di dunia,“ ujarnya Sabtu (24/9/2022). Baca juga: Nelayan Mengeluh Sulit Dapat BBM Murah, Begini Alasan Kenapa Butuh SPBU Khusus

Menurut dia, pemerintah nampaknya belum bisa memberikan perhatian dan perlindungan bagi para nelayan di Indonesia, sebab para nelayan mengalami kesulitan dalam mengoperasikan armadanya untuk melaut karena kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi.

"Untuk mendapatkan BBM bersubsidi nelayan diminta memberikan data dari pemerintah desa dan kecamatan. Namun mereka hanya dijatah Rp50.000 per hari, atau bila menggunakan pertalite, para nelayan hanya mendapatkan 6 liter untuk melaut," jelasnya.

Anggota DPR periode 2014-2019 ini menjelaskan dalam UU ESDM Nomor 6 Tahun 2014 disebutkan para nelayan berhak untuk mendapatkan BBM bersubsidi secara prioritas dengan jumlah maksimal yang diberikan 25.000 liter per kapal per bulan, tanpa melihat besar kecilnya kapal sehingga mereka harusnya mendapatkan jatah BBM sebesar 883 Liter per hari tanpa hambatan.

"Nelayan di pesisir jangkar Situbondo, Jawa Timur menyebut untuk berlayar mereka hanya membutuhkan BBM sebesar 50 liter saja perhari. Jumlah itu saja bahkan jauh lebih sedikit dari pada yang diperbolehkan di undang-undang," ungkap alumni Teknik Perkapalan dan Kelautan ITS Surabaya ini.

Anggota Dewan Pakar DPP Gerindra melanjutkan jargon maritim yang dicanangkan pemerintah harus bisa diimplementasikan. Sejauh ini kementerian terkait belum mampu mengimplementasikan keiinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Safari Politik, Ketua...
Safari Politik, Ketua DPP Partai Ummat Heikal Safar Temui Sufmi Dasco
HNSI Nilai Kebijakan...
HNSI Nilai Kebijakan BBM Khusus Nelayan Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka, Gerindra Dorong Evaluasi Total Sistem Pengawas Internal Kejaksaan
Transisi Energi, Prabowo...
Transisi Energi, Prabowo Akan Luncurkan BBM B50 pada 9 Juli 2026
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Potensi Perikanan Sorong...
Potensi Perikanan Sorong Menguat, Askrindo Perluas Pelindungan Nelayan
Kondisi Jalur Distribusi...
Kondisi Jalur Distribusi Membaik, Penyaluran BBM di Sumatera Barat Kembali Stabil
Rekomendasi
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Berita Terkini
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved