Menag Gambarkan Hubungan Indonesia-Arab Saudi dalam Satu Kata: Persaudaraan

Jum'at, 23 September 2022 - 23:08 WIB
loading...
Menag Gambarkan Hubungan Indonesia-Arab Saudi dalam Satu Kata: Persaudaraan
Menag Yaqut Cholil Qoumas saat sambutannya di acara perayaan Hari Nasional Arab Saudi ke 92 di Jakarta, Jumat (23/9/2022). Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menggambarkan hubungan antara Indonesia dengan negara Kerajaan Arab Saudi seperti layaknya saudara. Sebab hubungan kedua negara telah terjalin sejak lama.

"Sejak dibangunnya hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Kerajaan Arab Saudi pada tahun 1947, kedua negara telah memiliki hubungan bilateral dalam berbagai macam kerja sama baik dalam bidang politik, sosbud, juga berbagai bidang lain," ujar Menag saat sambutannya di acara perayaan Hari Nasional Arab Saudi ke 92 di Jakarta, Jumat (23/9/2022).

"Yang saya gambarkan antara hubungan kedua negara Indonesia dengan Kerajaan Arab Saudi dalam satu kata persaudaraan," tambahnya.

Baca juga: Pertama Kalinya, Arab Saudi Akan Rayakan Hari Nasional di Metaverse

Pada kesempatan itu, Yaqut mengaku berbahagia telah berkesempatan untuk merasakan kegembiraan Kerajaan Arab Saudi akan perayaan hari nasional ke-96.

Baca juga: Besok Perayaan Hari Pendirian Kerajaan Arab Saudi di Museum Nasional Riyadh

Perayaan itu dirasakannya bersama teman-teman dan kolega, korps diplomatik dan lembaga pemerintah, sektor swasta dan masyarakat.

"Atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia saya menyampaikan selamat kepada pemerintah kerajaan Arab Saudi atas peringatan hari nasional ke-92. Semoga Allah SWT memberikan berkah persatuan yang erat dan masa depan yang lebih cerah di Arab Saudi," ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, hubungan erat di berbagai aspek antara kedua negara telah secara aktif mempromosikan pembangunan yang setara khususnya bagi negara-negara berkembang.

Misalnya kata Menag, Kerajaan Arab Saudi kini dipandu oleh visi saudi 2030 dan telah berubah dari ekonomi berbasis sumber daya alam menjadi ekonomi yang produktif dan beragam berdasarkan pengetahuan, inovasi, pariwisata, dan lain lain.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1614 seconds (11.97#12.26)