Jelang Muktamar XVI Persatuan Islam, Hima Persis Gelar FGD

Kamis, 22 September 2022 - 19:56 WIB
loading...
Jelang Muktamar XVI Persatuan Islam, Hima Persis Gelar FGD
Pimpinan Pusat Hima Persis menggelar Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) atau Focus Group Discussion (FGD). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Pimpinan Pusat Hima Persis menggelar Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) atau Focus Group Discussion (FGD). FGD ini merupakan rangkaian kegiatan untuk menyukseskan Muktamar XVI Persatuan Islam yang digelar di Bandung, Jawa Barat, pada 23-26 September 2022.

Dalam FGD bertempat di Kantor PP Hima Persis ini, hadir narasumber dari barisan muda Persis, yakni Hima Persis, Himi Persis, Ikatan Pelajar Persis (IPP), dan Ikatan Pelajar Persis Putri (IPPi). Mereka adalah Ketua Umum Hima Persis Ilham Nur Hidayatullah, Ketua Umum Himi Persis Annisa Nur Hakim, Ketua Umum IPP Rifqi Rifyal Rifaldi, serta Ketua Umum IPPi Lutfi Anbar Fauziah. Sementara, Pemuda dan Pemudi Persis berhalangan hadir.

Hafidh Fadhlurrohman selaku Sekretaris Jenderal PP Hima Persis yang menjadi organizing committee pada FGD tersebut menjelaskan, acara tersebut merupakan momentum barisan muda Persis untuk manawarkan gagasan dari setiap otonom untuk langkah Persis ke depan. "Hal itu sesuai dengan tema yang digagas pada agenda ini yaitu 'Refleksi Satu Abad Persis dalam Menghadapi Bonus Demografi'," ujar Hafidh, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: PP Hima Persis Sosialisasikan Program Kerja kepada Pimpinan Wilayah

Pada agenda ini, para ketum otonom yang hadir memaparkan ide dan gagasan yang dibawa. Pada momentum ini, Hima Persis yang dinakhodai oleh Ilham Nurhidayatullah menawarkan ide transformasi perkaderan dan organisasi di Persis sesuai dengan visi misi yang dia jalankan di PP Hima Persis saat ini. Persis juga harus siap dengan bonus demografi dengan selalu melibatkan anak muda dalam setiap gerak dan langkahnya.

Sementara, Himi Persis yang dinakhodai oleh Annisa menawarkan ide terkait pemberdayaan perempuan yang harus selalu ada sudut pandang dakwah dan pendekatan fikih dari perempuan. IPP dan IPPi sama-sama menawarkan Persis harus mengevaluasi paradigma pendidikan yang sudah dilaksanakan dari periode ke periode. Selain itu, harus memaksimalkan para alumni Persis yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai bagian dari pembangunan Persis ke depan.

Pertemuan ini pun diakhiri dengan bersepakatnya Barisan Muda Persatuan Islam mencetak buku gagasan BMPI untuk gerak dan langkah Persis dan otonom ke depan.
(zik)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1231 seconds (10.55#12.26)