Pembangunan Infrastruktur Era SBY dan Jokowi, Ini Analisis Pengamat

Minggu, 18 September 2022 - 18:10 WIB
loading...
Pembangunan Infrastruktur Era SBY dan Jokowi, Ini Analisis Pengamat
Presiden Jokowi bersama Presiden SBY. Foto/Setkab
A A A
JAKARTA - Pengamat sekaligus Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menyebutkan, pembangunan infrastruktur Presiden Joko Widodo (Jokowi) jelas jauh lebih baik dibanding era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Adi mengajak publik, jernih mempelajari fakta perbandingan keduanya untuk menghindari klaim sepihak. Fakta pembangunan sangat terbuka dan mudah dipelajari.

"Infrastruktur misalnya, dalam dua periode pemerintahan Jokowi ini, pembangunan jalan tol sepanjang 1.540,1 km di seluruh Indonesia dapat diselesaikan dengan kurun waktu 7 tahun. Pembangunan infrastruktur Jokowi jelas jauh lebih baik," kata Adi saat dihubungi, Minggu (18/9/2022).

Baca juga: Dampak Positif Pembangunan Infrastruktur Jokowi: Produktivitas Masyarakat Meningkat

Adi menjelaskan, perkembangan pembanguan jalan tol itu sangat pesat dibanding pada masa kepemimpinan SBY. Adi memaparkan, pada pemerintahan SBY pembangunan jalan tol tidak semasif itu.

"Pembangunan ini sangat mencolok perkembangannya karena pada periode sebelumnya, pada masa presiden SBY sepanjang 189,2 km jalan tol baru rampung setelah pembangunan 10 tahun," tuturnya.

Baca juga: AHY Sindir Tinggal Gunting Pita, Ini Tanggapan KSP

Adi melanjutkan, dari sisi pembangunan atau konstruksi bandara juga mencolok perbedaannya. Pada masa SBY, sebanyak 24 pembangunan bandara rampung dalam kurun waktu 10 tahun. Sedangkan pada pemerintahan sekarang raihannya lebih dari itu.

"Ada lagi di sisi infrastruktur dari segi konstruksi bandara. Pada 2004 hingga 2014 lalu sebanyak 24 pembangunan bandara terselesaikan," tuturnya.

"Kemudian pada masa kepemimpinan Jokowi sebanyak 29 konstruksi bandara telah selesai dilakukan dan infonya menargetkan 9 konstruksi bandara lagi akan selesai pada 2023, sebelum periode kepemimpinan berakhir," sambung Adi.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1424 seconds (11.97#12.26)