Purnawirawan TNI Desak Pembinaan Pancasila Diatur Melalui UU

Kamis, 02 Juli 2020 - 21:26 WIB
loading...
Purnawirawan TNI Desak...
Sejumlah purnawirawan TNI bertemu dengan Pimpinan MPR membahas Rancangan Undang-Undang Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) di Jakarta, Kamis (2/6/2020). Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Sejumlah purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI) bertemu dengan Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) di Jakarta, Kamis (2/6/2020). Mereka membahas Rancangan Undang-Undang Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP).

Salah satu purnawirawan yang hadir, Try Sutrisno mengatakan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) telah merumuskan dan memberikan empat alasan pentingnya RUU PIP. (Baca juga: Try Sutrisno dan Purnawirawan TNI Usul RUU HIP Diubah Judul dan Substansinya)

Pertama, menurut mantan Wakil Presiden itu, pembinaan ideologi Pancasila harus diperkuat. Alasannya, sejak reformasi wacana pembinaan ideologi Pancasila ditinggalkan dan ditanggalkan.

“Misalnya, BP7 (Badan Pembinaan Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila) bubar tapi enggak ada penggantinya. Pelajaran Pancasila mulai dari TK sampai SMA tak lagi wajib,” ujarnya.

Kedua, ideologi transaksional menjadi bebas masuk dan berkembang di Indonesia. Try menerangkan jika tak ditangani serius, ada kekhawatiran berkembangnya ideologi ekstrem yang bisa merusak persatuan dan kepribadian Bangsa Indonesia.

Dia mengungkapkan liberalisme dan kapitalisme masuk dengan bebas. Hal tersebut menyebabkan tatanan ekonomi dikuasai pemilik modal. “Demikian juga paham radikalisme, intoleransi, dan terorisme begitu leluasa bekerja di tengah-tengah masyarakat. Potensi paham komunis atau neokomunisme bangkit juga harus dicermati dan diwaspadai terus-menerus,” tuturnya.

Ketiga, LVRI dan PPAD menilai adanya potensi ancaman yang semakin serius dari penyebaran paham ekstrem. Para pelaku diduga semakin lihai dengan memanfaatkan teknologi informasi (TI).

Terakhir, Try memaparkan perlu adanya lembaga khusus yang memiliki kewenangan melakukan pembinaan ideologi untuk menghadapi tantangan atas eksistensi ideologi negara. Para veteran dan purnawirawan, katanya, mendukung penguatan Badan Ideologi Pancasila untuk melakukan pembinaan yang diatur melalui undang-undang (UU).

“Kami bersyukur Pak Jokowi membentuk UKP PIP yang kemudian menjadi BPIP. Kami berharap lembaga yang tanggung jawabnya mengawal pembinaan ideologi Pancasila tidak tergantung pada suatu rezim," ucapnya. (Baca juga: Try Sutrisno dan Purnawirawan TNI Akan Temui Pimpinan MPR terkait RUU PIP)

Dalam pertemuan itu, Try Sutrisno hadir bersama Ketua Umum LVRI Saiful Sulun dan Ketua Umum PPAD Kiki Syahnakri. Mereka diterima langsung oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo beserta wakil; Ahmad Basarah, Syarif Hasan, Ahmad Muzani, Fadel Muhammad, dan Arsul Sani.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
Shanty Alda Nathalia...
Shanty Alda Nathalia Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa di Hari Lahir Pancasila
BPIP: Kembalikan Koperasi...
BPIP: Kembalikan Koperasi ke Khitah Ekonomi Pancasila
Pengamat Dorong Densus...
Pengamat Dorong Densus 88 Selidiki Profil Keluarga 68 Anak yang Terpapar Ideologi Ekstrem
Dukung Soeharto Jadi...
Dukung Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Relawan Exponen 08: Jasanya Dirasakan Rakyat
Kemenko Polkam: Sinergi...
Kemenko Polkam: Sinergi Lintas Sektor Kunci Perkuat Nilai-nilai Pancasila
UP Bentuk LPIP untuk...
UP Bentuk LPIP untuk Kawal Implementasi Nilai Pancasila di Kampus
BPIP Apresiasi Pemkab...
BPIP Apresiasi Pemkab Banyumas Buat Perda Pendidikan Pancasila
BPIP Gandeng LPM Riau...
BPIP Gandeng LPM Riau Perkuat Nilai-nilai Pancasila di Masyarakat
Rekomendasi
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Berita Terkini
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
5 Calon Manajer KDMP...
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, DPR: Hentikan Sementara Latsarmil
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Infografis
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved