Buka Kongres Senapati Nusantara, Hasto: Indonesia Bangsa Besar dan Penguasa Iptek

Sabtu, 17 September 2022 - 18:02 WIB
loading...
Buka Kongres Senapati...
Sekjen Senapati Nusantara Hasto Kristiyanto mengatakan Indonesia merupakan bangsa besar dan memiliki sejarah penguasaan iptek. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Senapati Nusantara (SN) Hasto Kristiyanto mengatakan Indonesia merupakan bangsa besar dan memiliki sejarah penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tinggi yang bahkan terut berkontribusi atas peradaban dunia.

Hasto mengatakan banyak jejak yang membuktikan hal tersebut, salah satunya Candi Borobudur dan ilmu pembuatan logam pada abad keenam. Hal tersebut disampaikan Hasto saat membuka Kongres Kedua Senapati Nusantara di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (17/9/2022).

Dalam acara itu hadir sejumlah kepala daerah, antara lain Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Bupati Sumba Barat Daya Cornelis Kodi Mete, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, dan Bupati Trenggalek M. Nur Arifin.

Baca juga: Hasto: Perspektif Geopolitik Bisa Jadi Penentuan Visi dan Misi Capres 2024

"Ilmu logam kita, pematung kita, kalau kita lihat di abad tujuh, delapan, sembilan, sepuluh, sampai 14, itu menunjukkan kita sebagai bangsa yang memadukan antarberbagai unsur-unsur logam yang menjadi unsur seni yang sangat luar biasa yang begitu indah," kata Hasto dalam sambutannya.

Baca juga: Peringati HUT ke-77 RI, Hasto dan Ribuan Warga Pontianak Ikuti Banteng Gowes Kemerdekaan

Politisi asal Yogyakarta itu menerangkan pada Candi Borobudur juga terdapat relief yang menunjukkan alat musik dan senjata khas nusantara. Hasto lalu menggambarkan bagaimana riset yang dilakukan Rahmi Nur Fitria Utami dan kawan-kawan yang menemukan 226 jenis alat musik dalam relief di Candi Borobudur.

Singkatnya dalam riset itu, peneliti kemudian menemukan 226 jenis alat musik itu tersebar ke 40 negara. Yang lebih mengejutkan 40 negara itu berada di jalur pelaut Nusantara dengan letak di arah barat mata angin. "Bayangkan kalau 226 alat musik itu bermain bersama-sama, ini jadi orkestrasi luar biasa," jelas dia.

Meski demikian, lanjut Hasto, penjajahan kolonialisme Belanda selama sekitar 350 tahun membuat rakyat Nusantara terpukul. "Kita kemudian menjadi bangsa terjajah, mental terjajah, kemudian bangsa yang tidak memiliki suatu percaya diri. Karena sekian ratus tahun diperlakukan sebagai inlander sebagai bangsa bodoh, tidak punya kesempatan untuk mengembangkan kemampuan ilmu dan teknologi yang masa Majapahit sudah luar biasa," jelas dia.

Setelah merdeka, Bung Karno mencoba untuk memperbaiki itu. Falsafah dasar negara Pancasila yang digali Bung Karno dari bumi Nusantara diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan diri masyarakat Indonesia. "Pancasila suatu falsafah yang hidup di dalam dan mengakar dari sejarah Nusantara," jelas Hasto.

Sementara itu, Ketua Umum Senapati Nusantara Nurjianto dalam sambutannya mengatakan dalam kongres ini pihaknya juga menampilkan 77 tosan aji terbaik. Angka 77 ini juga mewakili kemerdekaan RI yang berulang tahun ke-77.

Dalam acara ini, Ketua Dewan Pembina SN sekaligus anggota DPR RI Idham Samawi serta anggota Dewan Pertimbangan SN KH Nuril Arifin Husein, perwakilan dari Kraton Yogyakarta, pihak dari Istana Kepresidenan Yogyakarta, serta 73 ketua paguyuban, lembaga, dan komunitas pelestari Tosan Aji.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Dua Legislator PDIP...
Dua Legislator PDIP Desak Kementerian PU Tegur Kontraktor Sekolah Rakyat di Muncar
Rekomendasi
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet Terbaik 
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Berita Terkini
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved