DKPP Sebut Papua dan Sumatera Utara Paling Rawan Pelanggaran Etika Pemilu

Jum'at, 16 September 2022 - 13:35 WIB
loading...
DKPP Sebut Papua dan...
Ketua DKPP Heddy Lukito mengungkapkan Papua masih menjad wilayah paling rawan pelanggaran etika pemilu. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Papua dan Sumatera Utara menjadi wilayah yang paling rawan terjadi pelanggaran etika Pemilihan Umum (Pemilu). Karena itu kedua wilayah itu ini menjadi perhatian Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dalam hal pengawasannya jelang Pemilu serentak 2024.

"Dua (wilayah) itu yang akan menjadi perhatian kita, kebetulan di papua nanti ada pemilu DOB (Daerah Otonomi Baru). Sehingga perlu perhatian khusus bagi DKPP, untuk menegakkan etika penyelenggaraan pemilu di sana," ujarnya Ketua DKPP RI, Heddy Lugito di kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat, (16/9/2022).

Baca juga: Sekjen Kemendagri Terima Penghargaan dari DKPP

Dia mengungkapkan DKPP RI telah melakukan pemetaan untuk wilayah yang rawan terjadi pelanggaran etika Pemilu. Urutan pertama Papua, disusul Sumatera Utara (Sumut) dan Sulawesi Selatan (Sulsel)

"Kalau di Papua rata-rata ada 18 perkara pelanggaran yang kita sidangkan selama 5 tahun terakhir rata-rata dalam setahu. Nah kalau di Sumatera Utara 17 pelanggaran," ungkapnya.

Heddy juga telah menyiapkan strategi dalam meminimalisir tingkat pelanggaran Pemilu. Kata Heddy DKPP lebih mengedepankan adalah pencegahan dibanding penanganan

"Karena DKPP itu berhasil dan tidak bukan karena banyaknya penanganan perkara, bukan karena banyaknya pelanggaran perkara tapi makin banyak berkurangnya. Kalau makin banyak berkurangnya penanganan perkara ya DKPP berhasil tapi kalau makin banyak berarti kita gagal," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
Tim Kolaborasi Film...
Tim Kolaborasi Film Pesta Babi Buka Suara setelah Mama Sinta Lapor Polisi
Yorrys Raweyai Soroti...
Yorrys Raweyai Soroti Eksploitasi Hutan di Tanah Papua dan Dorong Pembentukan Pansus
Kritik dalam Film Pesta...
Kritik dalam Film Pesta Babi Jadi Bahan Evaluasi Pembangunan di Papua
Ketum Gerakan Cinta...
Ketum Gerakan Cinta Prabowo Sebut Film Pesta Babi Provokatif
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Dana Otsus Papua 2026...
Dana Otsus Papua 2026 Capai Rp12,69 Triliun, Wempi Wetipo: Saatnya Evaluasi Menyeluruh
Rekomendasi
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Berita Terkini
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved