AHY Tak Terima Anggapan Elektabilitas Partai Demokrat Naik Karena Moeldoko

Kamis, 15 September 2022 - 16:53 WIB
loading...
AHY Tak Terima Anggapan...
AHY saat menyampaikan pidato pembukaan Rapimnas Partai Demokrat, Kamis (15/9/2022). FOTO/MPI/ACHMAD AL FIQRI
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ) menyebut elektabilitas partainya saat ini melesat tinggi. Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas pada Juni 2022, Demokrat menduduki peringkat ketiga dengan raihan elektabilitas sebesar 11,6%. Posisi itu di bawah PDIP dan Partai Gerindra dengan perolehan 22,5% dan 12,5%.

"Nomor tiga kita sekarang, angkanya sudah digit 11,6%. Alhamdulillah. Tetapi, Bapak Ibu sekalian, jangan pernah kita merasa puas. Sepakat semuanya? Ini semua hanya angka prediktif yang bisa berubah sewaktu-waktu. Tergantung kita," kata AHY dalam pidato pembukaan Rapimnas Partai Demokrat, Kamis (15/9/2022).

AHY menegaskan bahwa tingginya elektabilitas Partai Demokrat bukan karena ada kasus Kongres Luar Biasa (KLB) yang memunculkan Moeldoko sebagai ketua umum. Putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu pun tidak terima jika elektabilitas Demokrat terkerek gara-gara KLB.



"Kita saya juga tidak terima ketika ada 'wah Demokrat naik karena ada KSP Moeldoko, karena ada KLB abal-abal.' Terima kita begitu?" terang AHY.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menko AHY Dorong Diaspora...
Menko AHY Dorong Diaspora Indonesia di Rusia Bentuk Asosiasi Pengusaha
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas Virtual, AHY Laporkan Penyelamatan Pantura Jawa hingga Transformasi Jaringan Kereta Api
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
Demokrat Serahkan Urusan...
Demokrat Serahkan Urusan Reshuffle Kabinet ke Presiden: Supaya Bisa Bekerja dengan Nyaman
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Menko AHY Tinjau Progres...
Menko AHY Tinjau Progres Infrastruktur Pengendalian Banjir Sungai Ciliwung
AHY Sebut Potensi Kerugian...
AHY Sebut Potensi Kerugian Rp6.396 Triliun Jika Tanggul Laut Tak Dibangun
Rekomendasi
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
5 Artis Indonesia yang...
5 Artis Indonesia yang Bermasalah Soal Hak Asuh Anak usai Bercerai
Berita Terkini
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Respons Hukum Kejagung...
Respons Hukum Kejagung Dinilai Kunci Benahi Tata Kelola MBG
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved