Wujudkan Kepedulian di Tengah Pandemi, Pengajar Ini Bikin Gebrakan Begini

Rabu, 14 September 2022 - 22:11 WIB
loading...
Wujudkan Kepedulian...
Bangsa ini belum juga bebas dari pandemi Covid-19. Dampak pandemi masih dirasakan sampai saat ini. Karena itu, seorang pengajar, Adi Cahyo melakukan gebrakan. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Bangsa ini belum juga bebas dari pandemi Covid-19. Dampak pandemi Covid-19 masih dirasakan sampai saat ini, termasuk di bidang pendidikan.

Dampak pandemi tersebut berimbas pada SDN Papringan 4 yang berlokasi di Kabupaten Semarang. SD tersebut terancam di-regrouping apabila di tahun 2022 tidak mendapat murid baru.

Karena itu seorang pengajar, Adi Cahyo melakukan gebrakan dengan membagikan sepeda kepada seluruh murid yang mendaftar di sekolah tersebut.

Dunia maya pun sempat dihebohkan dengan munculnya berita yang mengatakan seorang guru SD tengah membagikan hadiah sepeda.

"SDN Papringan ini kan muridnya sudah sedikit ditambah jika tidak ada murid baru tahun ini membuat sekolah ini terancam di regrouping," kata Adi Cahyo dalam keterangannya.

"Jadi saya mencari sebuah ide agar sekolah ini mendapat murid baru, maka terpikirlah sebuah ide bagaimana kalau saya memberikan sebuah hadiah kepada calon murid," sambungnya.

Hal ini sontak menjadi perhatian publik, namun siapa sangka guru SD yang diketahui bernama Adi Cahyo Samudra tersebut ternyata juga seorang pengusaha sukses.

Adi Cahyo diketahui merupakan founder sekaligus direktur di sebuah perusahaan distributor pulsa yang cukup besar di kota Salatiga, yakni PT Wijaya Komunika Payment (Wipay).

Perusahaan Wijaya Komunika ini didirikannya dengan memiliki tujuan untuk membantu masyarakat Indonesia, agar mampu berpenghasilan dengan menjadi agen pulsa dan paket data secara gratis.

Mengingat pulsa dan paket data sekarang ini telah menjadi kebutuhan pokok di Indonesia, Adi Cahyo mengajak seluruh masyarakat untuk dapat berhemat.

"Di tengah kondisi perekonomian yang tidak menentu setelah pandemi ini, maka inflasi terus terjadi yang mengakibatkan harga semua kebutuhan meningkat," ujarnya.

"Jangan sampai masyarakat juga harus mengalami dampak harga kenaikan pulsa dan paket data juga karena pasti akan membebani keuangan mereka," sambung Adi Cahyo.

Pencapaian ini tentunya menjadi suatu prestasi yang patut diacungi jempol, yang mana pada dasarnya seorang guru SD tidak memiliki pendidikan IT namun Adi Cahyo mampu mengembangkan bisnis yang berbasis IT.

Tak hanya itu saja, perusahaan Wijaya Komunika ini juga berhasil menjalin kerja sama dengan berbagai aggregator sehingga produk yang dijual semakin lengkap.

"Tujuan perusahaan baru ini adalah untuk mengembangkan bisnis agar semua masyarakat Indonesia bisa menikmati kemudahan membeli tiket, hotel dan produk digital dengan harga yang lebih murah," tutupnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved