Singgung PDIP, Fahri Hamzah Sebut Survei Pilpres Ganjil
Selasa, 13 September 2022 - 08:04 WIB
loading...
Rivalitas Puan Maharani dengan Ganjar Pranowo masih berlangsung, ibarat sekam yang sewaktu-waktu bisa menyala kembali. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Fahri Hamzah menilai ada hubungan yang terbalik antara politik dan survei politik. Tidak seharusnya survei menuntun pencalonan dalam pilpres.
Wakil Ketua Umum Partai Gelora itu mengatakan, dalam pratiknya survei kerap ”memaksakan” pencalonan. ”Dan yg ganjil dalam survey pilpres adalah: kita mempopulerkan orang yg bisa jadi secara hukum, etik dan administrasi tidak layak,” tulis Fahri melalui Twitter, dikutip Selasa (13/9/2022).
Baca juga: Survei: Elektabilitas Puan Maharani Naik Signifikan, Tembus Empat Besar
Fahri mengkritik bagaimana survei berusaha mempengaruhi pencalonan dan menyinggung PDIP. ”Makanya, survey harusnya menyusul pencalonan bukan sebaliknya pencalonan menyongsong survey. Mungkin ini yg ingin dikoreksi @PDI_Perjuangan,” tandas Fahri.
Seperti diketahui, hasil survei sejumlah lembaga selama dua tahun terakhir menempatkan tiga nama teratas sebagai capres potensial pada Pilpres 2024. Mereka adalah Ganjar Pranowo, kader PDIP yang menjabat gubernur Jawa Tengah; Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto; dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Wakil Ketua Umum Partai Gelora itu mengatakan, dalam pratiknya survei kerap ”memaksakan” pencalonan. ”Dan yg ganjil dalam survey pilpres adalah: kita mempopulerkan orang yg bisa jadi secara hukum, etik dan administrasi tidak layak,” tulis Fahri melalui Twitter, dikutip Selasa (13/9/2022).
Baca juga: Survei: Elektabilitas Puan Maharani Naik Signifikan, Tembus Empat Besar
Fahri mengkritik bagaimana survei berusaha mempengaruhi pencalonan dan menyinggung PDIP. ”Makanya, survey harusnya menyusul pencalonan bukan sebaliknya pencalonan menyongsong survey. Mungkin ini yg ingin dikoreksi @PDI_Perjuangan,” tandas Fahri.
Seperti diketahui, hasil survei sejumlah lembaga selama dua tahun terakhir menempatkan tiga nama teratas sebagai capres potensial pada Pilpres 2024. Mereka adalah Ganjar Pranowo, kader PDIP yang menjabat gubernur Jawa Tengah; Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto; dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Lihat Juga :