Cegah Kebocoran Data, Pemerintah Akan Bentuk Emergency Response Team
Senin, 12 September 2022 - 19:51 WIB
loading...
Menkominfo Johnny G Plate bersama Menko Polhukam Mahfud MD. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate akan membentuk tim keadaan darurat atau emergency response team. Tim ini sebagai respons untuk mencegah kebocoran data.
Tim tersebut nantinya terdiri dari berbagai unsur, seperti Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kepolisian Republik Indonesia, hingga Badan Intelijen Negara (BIN).
Baca juga: Kominfo Panggil BPJS Bahas Kebocoran Data, Hasilnya?
Hal tersebut disampaikan Johnny usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi bersama sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (12/9/2022).
"Perlu ada emergency response team yang terkait untuk menjaga tata kelola yang baik di Indonesia untuk menjaga juga kepercayaan publik. Jadi akan ada emergency response team dari BSSN, Kominfo, Polri, dan BIN untuk melakukan asesmen berikutnya," ujar Johnny dalam keterangannya, Senin (12/9/2022)
Baca juga: Pengamat Tegaskan Kebocoran Data Bukan Hal Tabu
Johnny menyebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan jajaran terkait segera koordinasi dan menelaah lebih lanjut terkait dugaan kebocoran sejumlah data.
Tim tersebut nantinya terdiri dari berbagai unsur, seperti Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kepolisian Republik Indonesia, hingga Badan Intelijen Negara (BIN).
Baca juga: Kominfo Panggil BPJS Bahas Kebocoran Data, Hasilnya?
Hal tersebut disampaikan Johnny usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi bersama sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (12/9/2022).
"Perlu ada emergency response team yang terkait untuk menjaga tata kelola yang baik di Indonesia untuk menjaga juga kepercayaan publik. Jadi akan ada emergency response team dari BSSN, Kominfo, Polri, dan BIN untuk melakukan asesmen berikutnya," ujar Johnny dalam keterangannya, Senin (12/9/2022)
Baca juga: Pengamat Tegaskan Kebocoran Data Bukan Hal Tabu
Johnny menyebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan jajaran terkait segera koordinasi dan menelaah lebih lanjut terkait dugaan kebocoran sejumlah data.
Lihat Juga :