Menko Polhukam Akui Telah Terjadi Bocornya Data Negara
Senin, 12 September 2022 - 13:32 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengakui, telah terjadi kebocoran data pemerintah yang dilakukan oleh hacker atau peretas. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengakui, telah terjadi kebocoran data pemerintah yang dilakukan oleh hacker atau peretas.
Hal tersebut Menko Polhukam sampaikan saat menerima laporan dari Komnas HAM dan Komnas Perempuan terkait kasus tewasnya Brigadir Yoshua (Brigadir J) di Kantor Kemenko Polhukam, Senin (12/9/2022).
"Soal bocornya data, data negara. Saya pastikan bahwa itu memang terjadi, sudah dapat laporannya dari BSSN, kemudian dari analisi deputi kerja saya di sini," ujar Mahfud MD.
Baca juga: Kominfo Panggil BPJS Bahas Kebocoran Data, Hasilnya?
Meski demikian, Mahfud MD menganggap data yang di-publish hacker tersebut tidaklah terlalu penting karena bukan menyangkut dokumen penting atau sangat rahasia milik negara.
Hal tersebut Menko Polhukam sampaikan saat menerima laporan dari Komnas HAM dan Komnas Perempuan terkait kasus tewasnya Brigadir Yoshua (Brigadir J) di Kantor Kemenko Polhukam, Senin (12/9/2022).
"Soal bocornya data, data negara. Saya pastikan bahwa itu memang terjadi, sudah dapat laporannya dari BSSN, kemudian dari analisi deputi kerja saya di sini," ujar Mahfud MD.
Baca juga: Kominfo Panggil BPJS Bahas Kebocoran Data, Hasilnya?
Meski demikian, Mahfud MD menganggap data yang di-publish hacker tersebut tidaklah terlalu penting karena bukan menyangkut dokumen penting atau sangat rahasia milik negara.
Lihat Juga :