TGB Tegaskan Kekayaan Terbesar Indonesia Adalah Persatuan

Sabtu, 10 September 2022 - 15:07 WIB
loading...
TGB Tegaskan Kekayaan...
Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi saat menjadi pembicara dalam Dialog Kebangsaan Lintas Tokoh yang digelar di Hotel JW Marriott, Medan, Jumat 9 Agustus 2022 malam. Foto/MPI
A A A
MEDAN - Kekayaan Indonesia sebagai sebuah bangsa adalah persatuan dan kebersamaan. Sedangkan sumber daya alam yang melimpah, namun pasti akan habis pada waktunya.

Demikian dikatakan Ketua Harian Nasional Partai Persatuan Indonesia, Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi saat menjadi pembicara dalam Dialog Kebangsaan Lintas Tokoh yang digelar di Hotel JW Marriott, Medan, Jumat 9 Agustus 2022 malam.

Hadir dalam dialog itu, sejumlah tokoh pergerakan mahasiswa, tokoh pemuda dan para aktivis yang ada di Kota Medan. Baca juga: TGB Zainul Majdi Tegaskan Politik Perindo Menyatukan Bangsa

TGB menyebutkan, Indonesia dibangun oleh para bapak bangsa (founding father) yang berasal dari beragam latar belakang. Baik suku, agama, kelompok maupun ideologi. Namun mereka dipersatukan dalam rasa senasib sepenanggungan, masa lalu kolektif sebagai suatu bangsa yang pernah dijajah.

"Ada Sultan Syarif di Kalimantan, Cut Nyak Dhien di Aceh. Kemudian Supomo di Jawa dan Agus Salim yang ada di Sumatera. Mereka ini mazhab pikirannya berbeda-beda. Namun kesamaan nasib dan masa lalu kolektif itu yang membuat mereka bersatu," kata TGB.

Baca juga: Pengamat Sebut Pelantikan TGB Tunjukkan Inklusifitas Partai Perindo

Kemudian persatuan Indonesia, kata TGB, dibangun atas keterikatan dengan perasaan kehendak yang sama untuk melepaskan diri dari belenggu penjajahan. Lalu keinginan untuk meretas jalan guna membangun masyarakat bersama.

Seperti Bung Karno dan Hatta, yang kata TGB tidak 100 persen sama. Bung Hatta dikenal memiliki keyakinan yang sangat kuat akan ekonomi kerakyatan dengan koperasi sebagai soko gurunya.



Sementara Bung Karno, lebih lebar berpikir kalau bicara soal ekonomi. Meski selalu bicara tentang marhaenisme, namun dia tidak menantang apa yang namanya ekonomi pasar terbuka, selagi masih ada kedaulatan di dalamnya.

"Karena itu saya mengatakan, sering saya sampaikan, ber-Indonesia itu bagi saya seorang muslim, umat beragama, ber-Indonesia adalah nikmat yang luar biasa. Kita bisa bayangkan, siapa yang bisa merekayasa alam pikiran kita itu yang sama," ungkapnya.

"Dari sisi madrasah, mazhab pemikiran, school of thought, para founding father kita itu beda. Dari sisi suku bangsa juga beda. Agama juga beda. Namun mereka dipersatukan dan ini adalah kehendak Allah SWT," tambahnya.

Oleh karena itu kata TGB, persatuan dan kesatuan harus terus dirawat dan dipelihara. Agar Indonesia bisa terus ada dan bertumbuh menjadi bangsa yang semakin kuat.

"Kita tidak boleh kufur nikmat. Persatuan itu adalah nikmati Allah SWT kepada kita di Indonesia yang begitu beragam. Kita sudah pernah diuji persatuan selalu menjadi penyelamat kita sebagai bangsa," pungkas TGB.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Rekomendasi
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup A Piala Dunia 2026: Meksiko dan Afsel ke Babak 32 Besar
Ford Gunakan Beruang...
Ford Gunakan Beruang Raksasa untuk Menguji Kualitas F150
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Berita Terkini
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Projo Ungkap Pesan Jokowi...
Projo Ungkap Pesan Jokowi di Kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa, Apa Itu?
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka...
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kementerian PU
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved