Pengamat Sebut Pelantikan TGB Tunjukkan Inklusifitas Partai Perindo
Senin, 08 Agustus 2022 - 06:27 WIB
loading...
TGB Muhammad Zainul Majdi resmi menjabat Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo dan dilantik langsung oleh Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, Sabtu (6/8/2022). Foto/Nur Khabibi/MPI
A
A
A
JAKARTA - Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi resmi menjabat Ketua Harian Nasional DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) . Pelantikan TGB dilakukan langsung oleh Ketua Umum Partai Perindo , Hary Tanoesoedibjo, Sabtu (6/8/2022).
Merespons pelantikan tersebut, Pengamat Politik Citra Institute, Yusa Farchan menilai, dipilihnya TGB sebagai ketua harian merupakan langkah progresif Partai Perindo dalam membangun sistem kepartaian yang inklusif.
"Pelantikan TGB menunjukkan bahwa Perindo adalah partai inklusif dan terbuka untuk semua kalangan," ujar Yusa kepada MNC Portal Indonesia, Senin (8/8/2022).
Baca juga: Alasan TGB Gabung Partai Perindo
Menurut Yusa, salah satu tantangan bagi proses rekonsolidasi demokrasi saat ini adalah bagaimana membangun sistem kepartaian yang sehat dan inklusif.
"Partai politik merupakan pilar utama sistem demokrasi perwakilan sehingga prinsip inklusifitas perlu dibangun berdasarkan pluralisme politik dan fakta keragaman yang menjadi ciri masyarakat Indonesia," ucapnya.
Baca juga: TGB Sebut Konvensi Rakyat Partai Perindo Lompatan Perpolitikan Indonesia
Merespons pelantikan tersebut, Pengamat Politik Citra Institute, Yusa Farchan menilai, dipilihnya TGB sebagai ketua harian merupakan langkah progresif Partai Perindo dalam membangun sistem kepartaian yang inklusif.
"Pelantikan TGB menunjukkan bahwa Perindo adalah partai inklusif dan terbuka untuk semua kalangan," ujar Yusa kepada MNC Portal Indonesia, Senin (8/8/2022).
Baca juga: Alasan TGB Gabung Partai Perindo
Menurut Yusa, salah satu tantangan bagi proses rekonsolidasi demokrasi saat ini adalah bagaimana membangun sistem kepartaian yang sehat dan inklusif.
"Partai politik merupakan pilar utama sistem demokrasi perwakilan sehingga prinsip inklusifitas perlu dibangun berdasarkan pluralisme politik dan fakta keragaman yang menjadi ciri masyarakat Indonesia," ucapnya.
Baca juga: TGB Sebut Konvensi Rakyat Partai Perindo Lompatan Perpolitikan Indonesia
Lihat Juga :