Pakar: Keamanan Siber Tak Sekadar Ijazah, Perlu Talenta yang Bisa Dipercaya
Sabtu, 10 September 2022 - 13:58 WIB
loading...
A
A
A
Walaupun negara telah membentuk Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sejak tahun 2017, menurutnya hal itu belum cukup untuk mengejar ketertinggalan dalam keamanan siber di Indonesia.
"Kita banyak tapi belum tentu memiliki kompetensi percakapan yang memang dibutuhkan untuk itu artinya kita masih dalam proses belajar dan sangat jauh sekali," jelasnya.
Selain itu pemerintah lanjutnya, dapat kembali menegakkan aturan dan mekanisme dalam mengatasi kebocoran data pribadi ke publik.
"Kita punya aturan tetapi tidak ada yang menegakkan, tidak ada mekanisme di kita bagaimana kita melakukan penertiban pengawasan," tutupnya.
"Kita banyak tapi belum tentu memiliki kompetensi percakapan yang memang dibutuhkan untuk itu artinya kita masih dalam proses belajar dan sangat jauh sekali," jelasnya.
Selain itu pemerintah lanjutnya, dapat kembali menegakkan aturan dan mekanisme dalam mengatasi kebocoran data pribadi ke publik.
"Kita punya aturan tetapi tidak ada yang menegakkan, tidak ada mekanisme di kita bagaimana kita melakukan penertiban pengawasan," tutupnya.
(maf)
Lihat Juga :