Komunikolog Imbau Waspadai Penumpang Gelap Demo BBM
Kamis, 08 September 2022 - 00:30 WIB
loading...
Komunikolog Emrus Sihombing menilai demonstrasi menolak penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) bisa saja disusupi oleh penumpang gelap atau kepentingan lain. Foto: MPI/Arif Julianto
A
A
A
JAKARTA - Unjuk rasa atau demonstrasi menolak penyesuaian harga bahan bakar minyak ( BBM ) dinilai bisa saja disusupi oleh penumpang gelap atau kepentingan lain. Masyarakat terutama mahasiswa diimbau mewaspadai hal tersebut.
Komunikolog Emrus Sihombing mengatakan mahasiswa mahasiswa mengedepankan dialog dengan adu ide dan gagasan. "Demolah dengan dewasa dan dialog, bertukar pikiran dan gagasan. Misal bikin surat permohonan dialog, kirim ke presiden. Buat satu pertemuan dan diliput media. Sehingga masyarakat bisa menilai gagasan mana yang bagus. Jadi, jangan demonstrasi mengganggu orang lain dan bisa saja ada penumpang gelap," kata Emrus Sihombing, Rabu (7/9/2022).
Dia melihat demokrasi di Indonesia sejauh ini belum dewasa, lantaran cenderung mengedepankan emosional. Seharusnya, mahasiswa sebagai bagian dari kelompok akademik menyampaikan aspirasi secara lebih elegan.
Baca juga: Viral Mobil Wapres Diadang Pendemo Usai Kunker di Palembang, Ini Penjelasan Jubirnya
Komunikolog Emrus Sihombing mengatakan mahasiswa mahasiswa mengedepankan dialog dengan adu ide dan gagasan. "Demolah dengan dewasa dan dialog, bertukar pikiran dan gagasan. Misal bikin surat permohonan dialog, kirim ke presiden. Buat satu pertemuan dan diliput media. Sehingga masyarakat bisa menilai gagasan mana yang bagus. Jadi, jangan demonstrasi mengganggu orang lain dan bisa saja ada penumpang gelap," kata Emrus Sihombing, Rabu (7/9/2022).
Dia melihat demokrasi di Indonesia sejauh ini belum dewasa, lantaran cenderung mengedepankan emosional. Seharusnya, mahasiswa sebagai bagian dari kelompok akademik menyampaikan aspirasi secara lebih elegan.
Baca juga: Viral Mobil Wapres Diadang Pendemo Usai Kunker di Palembang, Ini Penjelasan Jubirnya
Lihat Juga :