Perindo: Pandemi Covid-19 Jadi Salah Satu Penyebab Tingginya Angka Stunting di Jakarta
Selasa, 06 September 2022 - 19:21 WIB
loading...
Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kesehatan dan Narkoba DPP Pemuda Perindo Alex A. Saputra prihatin dengan tingginya anak yang menderita gizi buruk dan stunting di DKI Jakarta. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kesehatan dan Narkoba DPP Pemuda Perindo Alex A. Saputra prihatin dengan tingginya anak yang menderita gizi buruk dan stunting di DKI Jakarta. Data BPS 2020, jumlah anak yang mengalami kekurangan gizi dan stunting mencapai 6.047 anak.
Terkait tingginya penderita kurang gizi dan stunting, Alex menyebutkan salah satu penyebabnya adalah pandemi Covid-19 yang melanda di Indonesia khususnya di DKI Jakarta. Diketahui, semenjak pandemi banyak orang tua yang kehilangan mata pencahariannya karena efek Covid-19 sangat luas.
Dengan kehilangan mata pencaharian, kata Alex, para orang tua semakin kesulitan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anaknya, terutama yang berada di dalam masa tumbuh kembangnya.
Baca juga: Angka Stunting Masih Tinggi, Jubir Perindo: Bonus Demografi Indonesia Tahun 2030 Terancam
"Ingin membeli suatu kebutuhan gizinya terhambat dengan pandemi tersebut apalagi pekerja otomatis penghasilan dia menurun karena ada pengurangan pekerjaan," kata Alex dalam Podcast Aksi Nyata Perindo, Selasa (6/9/2022).
Terkait tingginya penderita kurang gizi dan stunting, Alex menyebutkan salah satu penyebabnya adalah pandemi Covid-19 yang melanda di Indonesia khususnya di DKI Jakarta. Diketahui, semenjak pandemi banyak orang tua yang kehilangan mata pencahariannya karena efek Covid-19 sangat luas.
Dengan kehilangan mata pencaharian, kata Alex, para orang tua semakin kesulitan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anaknya, terutama yang berada di dalam masa tumbuh kembangnya.
Baca juga: Angka Stunting Masih Tinggi, Jubir Perindo: Bonus Demografi Indonesia Tahun 2030 Terancam
"Ingin membeli suatu kebutuhan gizinya terhambat dengan pandemi tersebut apalagi pekerja otomatis penghasilan dia menurun karena ada pengurangan pekerjaan," kata Alex dalam Podcast Aksi Nyata Perindo, Selasa (6/9/2022).
Lihat Juga :