Post Truth Era, Persepsi Dinilai Lebih Penting daripada Realitas
Selasa, 06 September 2022 - 00:54 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini, kita masuk ke dalam post truth era (matinya sebuah fakta). Semua isu biasa diserap dengan mudah tanpa adanya proses verifikasi dan itu sangat berbahaya. Dengan adanya kemudahan akses informasi melalui media online, seseorang dengan mudah membagikan isu tanpa diketahui kebenarannya.
"Post-truth era ini, seseorang dapat menentukan agenda setting atau isu yang akan disebarkan ke publik. Terciptanya agenda setting bisa menciptakan opini publik yang baru," jelas Firsan dalam acaranya di STIS Al-Wafa.
Dalam konteks isu, fakta selalu satu, tetapi cara pandang seseorang bisa berbeda. Semua itu bisa diatasi apabila kita dapat mengelola isu dengan baik. Firsan Nova menambahkan bahwa ada kunci untuk memainkan isunya.
"Cara paling mudah untuk memainkan isu adalah pilih isu yang paling menguntungkan yang dipengaruhi oleh rasa, suasana, dan kepentingan. Apabila kita tidak mudah mengubah fakta, ubah cara pandangnya," ungkapnya.
Nexus punya cara sendiri untuk menangani isu, pertama lihat content of issue, kedua source of issue, dan ketiga adalah public interest (apakah publik peduli dengan isu atau tidak).
"Post-truth era ini, seseorang dapat menentukan agenda setting atau isu yang akan disebarkan ke publik. Terciptanya agenda setting bisa menciptakan opini publik yang baru," jelas Firsan dalam acaranya di STIS Al-Wafa.
Dalam konteks isu, fakta selalu satu, tetapi cara pandang seseorang bisa berbeda. Semua itu bisa diatasi apabila kita dapat mengelola isu dengan baik. Firsan Nova menambahkan bahwa ada kunci untuk memainkan isunya.
"Cara paling mudah untuk memainkan isu adalah pilih isu yang paling menguntungkan yang dipengaruhi oleh rasa, suasana, dan kepentingan. Apabila kita tidak mudah mengubah fakta, ubah cara pandangnya," ungkapnya.
Nexus punya cara sendiri untuk menangani isu, pertama lihat content of issue, kedua source of issue, dan ketiga adalah public interest (apakah publik peduli dengan isu atau tidak).
(maf)
Lihat Juga :