Ketua PBNU Dukung Pengalihan Subsidi BBM untuk Kesejahteraan Masyarakat
Minggu, 04 September 2022 - 01:42 WIB
loading...
Ketua PBNU Ahmad Fahrur Rozi atau biasa disapa Gus Fahrur mendukung adanya kenaikan BBM. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Fahrur Rozi atau biasa disapa Gus Fahrur mendukung adanya kenaikan Bahan Bakar Minyak ( BBM ) jenis Pertalite, Pertamax dan Solar. Hal ini agar subsidi tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat termasuk untuk sektor pendidikan, kesehatan, dan pemulihan ekonomi.
"Kita memaklumi bahwa penyesuaian harga BBM adalah pilihan terbaik dari beberapa pilihan sulit yang bisa dilakukan pemerintah saat ini untuk menjaga kestabilan ekonomi negara, mengingat subsidi telah memberatkan APBN," kata Gus Fahrur, Minggu (4/9/2022).
Menurutnya pengalihan subsidi BBM untuk ketahanan ekonomi merupakan langkah yang harus dilakukan negara. Hal ini agar negara segera bangkit dan sejahtera. Dengan demikian, pemerintah harus terus mengalkulasi dampak negatif yang ditimbulkan dari rasionalisasi penyesuaian BBM.
Baca juga: PKS Kecewa Harga BBM Naik, Sebut Pemerintah Tak Mendengar Masyarakat
Terutama penyesuaian tersebut, kata Gus Fahrur harus tetap meringankan beban masyarakat kecil misalnya seperti pemberian akses pinjaman modal usaha bergulir, subsidi angkutan umum, beasiswa pelajar dan santri serta program jaring sosial lainnya.
"Kita memaklumi bahwa penyesuaian harga BBM adalah pilihan terbaik dari beberapa pilihan sulit yang bisa dilakukan pemerintah saat ini untuk menjaga kestabilan ekonomi negara, mengingat subsidi telah memberatkan APBN," kata Gus Fahrur, Minggu (4/9/2022).
Menurutnya pengalihan subsidi BBM untuk ketahanan ekonomi merupakan langkah yang harus dilakukan negara. Hal ini agar negara segera bangkit dan sejahtera. Dengan demikian, pemerintah harus terus mengalkulasi dampak negatif yang ditimbulkan dari rasionalisasi penyesuaian BBM.
Baca juga: PKS Kecewa Harga BBM Naik, Sebut Pemerintah Tak Mendengar Masyarakat
Terutama penyesuaian tersebut, kata Gus Fahrur harus tetap meringankan beban masyarakat kecil misalnya seperti pemberian akses pinjaman modal usaha bergulir, subsidi angkutan umum, beasiswa pelajar dan santri serta program jaring sosial lainnya.
Lihat Juga :