PKS Kecewa Harga BBM Naik, Sebut Pemerintah Tak Mendengar Masyarakat
Sabtu, 03 September 2022 - 17:58 WIB
loading...
Politikus PKS Mulyanto menilai kebijakan menaikkan harga BBM menunjukkan pemerintah tak mendengarkan masyarakat. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah akhirnya benar-benar menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Kendati banyak ditentang, pemerintah berdalih menaikkan harga BBM sebagai solusi terbaik untuk mengurangi beban subsidi yang tidak tepat sasaran.
Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mulyanto menyoroti kebijakan Pemerintah Indonesia yang resmi menaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kebijakan ini dinilai tidak mendengar masukan yang tersebar di masyarakat.
"Kami kecewa dengan keputusan tersebut, Pemerintah tidak mendengar masukan dari masyarakat dan tetap bergeming dengan sikapnya," ucap Mulyanto kepada wartawan, Sabtu (3/9/2022).
Baca juga: Harga BBM Naik, Inflasi Diramal Tembus 7,5%
Mulyanto merasa kebijakan ini akan berdampak pada kalangan masyarakat kurang mampu. Di sisi lain masyarakat pengguna mobil mewah menurutnya masih dapat menikmati BBM bersubsidi. Oleh karenanya, BBM bersubsidi tidak tepat sasaran akan tetap berlanjut.
Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mulyanto menyoroti kebijakan Pemerintah Indonesia yang resmi menaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kebijakan ini dinilai tidak mendengar masukan yang tersebar di masyarakat.
"Kami kecewa dengan keputusan tersebut, Pemerintah tidak mendengar masukan dari masyarakat dan tetap bergeming dengan sikapnya," ucap Mulyanto kepada wartawan, Sabtu (3/9/2022).
Baca juga: Harga BBM Naik, Inflasi Diramal Tembus 7,5%
Mulyanto merasa kebijakan ini akan berdampak pada kalangan masyarakat kurang mampu. Di sisi lain masyarakat pengguna mobil mewah menurutnya masih dapat menikmati BBM bersubsidi. Oleh karenanya, BBM bersubsidi tidak tepat sasaran akan tetap berlanjut.
Lihat Juga :