Misi dr. Lie Dharmawan Tekan Angka Kematian Calon Ibu dan Bayi di Kawasan Terpencil di Indonesia Barat

Selasa, 06 September 2022 - 07:16 WIB
loading...
Misi dr. Lie Dharmawan...
dr Lie mewujudkan mimpi yang muskil, membangun rumah sakit apung.
A A A
JAKARTA - Lie Dharmawan sudah dikenal sebagai sosok dokter yang dermawan. Dia juga yang mematahkan ungkapan “sehat itu mahal” dengan mendirikan rumah sakit apung (floating hospital) swasta pertama di Indonesia.

Di bawah Yayasan doctorSHARE, Lie mendirikan Rumah Sakit Apung (RSA) Swasta, yang diberi nama KM RSA DR. LIE DHARMAWAN. Pelayanan medis dalam RSA dilakukan dengan cuma-cuma alias gratis.
Misi dr. Lie Dharmawan Tekan Angka Kematian Calon Ibu dan Bayi di Kawasan Terpencil di Indonesia Barat


Dari dana pribadinya, dr Lie mewujudkan mimpi yang muskil, membangun rumah sakit apung. Kemudian berlayarlah dr Lie mengunjungi pulau-pulau kecil di Nusantara, mengobati ribuan warga miskin yang tak memiliki akses pada pelayanan medis.

Di atas kapal motor (KM) sederhana yang berukuran panjang 25,13 meter dan lebar 6,82 meter serta terbuat dari kayu yang di dalamnya disekat-sekat menjadi bilik-bilik, dr Lie telah melakukan banyak pengobatan dan pembedahan di berbagai penjuru nusantara, seperti di Kepulauan Kei (Maluku), Pulau Panggang (Kepulauan Seribu), Bangka Tengah, Belitung Timur (Bangka Belitung), Ketapang dan Pontianak (Kalimantan Barat), Bali, Nusa Tenggara Timur, dan berbagai wilayah lainnya.

Hingga saat ini, RSA yang dimiliki dr Lie berjumlah 3 yaitu RSA dr. Lie Dharmawan, RSA Nusa Waluya I, dan RSA Nusa Waluya II. Misi besar dr Lie selanjutnya adalah mengurangi angka kematian calon ibu dan bayi di wilayah sulit terjangkau di Indonesia barat.

Namun untuk merealisasikan hal ini tidaklah mudah. dr Lie harus merenovasi kapal yang sudah ada agar bisa lebih maksimal saat digunakan. Kemudian dia juga berharap bisa membangun ruang operasi di dalam kapal untuk kebutuhan operasi mayor maupun minor, sehingga bisa lebih banyak menyelamatkan banyak nyawa kedepannya.

Biaya yang dibutuhkan dr Lie cukup besar. Yuk dukung terus semangat tak pernah padam RSA dr Lie untuk terus memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat di wilayah terpencil dengan cara mengklik link INI.
(srf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bantu dr Lie Membuat...
Bantu dr Lie Membuat Ruang Operasi di RS Apung
Ayo Dukung Semangat...
Ayo Dukung Semangat dr Lie di RS Apung untuk Berikan Layanan Kesehatan Gratis
Berikan Layanan Kesehatan...
Berikan Layanan Kesehatan Gratis, RS Apung dr Lie Perlu Didukung
Alasan Mengapa RS Apung...
Alasan Mengapa RS Apung dr Lie Berikan Layanan Kesehatan Gratis
Ini Peran RS Apung dr...
Ini Peran RS Apung dr Lie dalam Membantu Masyarakat RI di Pulau Terluar
Bangun Ruang Operasi...
Bangun Ruang Operasi di Dalam Kapal, RS Apung dr Lie Butuh Biaya Besar, Yuk Bantu!
5 Fakta tentang Perang...
5 Fakta tentang Perang Suku di Papua Nugini, Puluhan Korban Jiwa Berjatuhan
Turunkan Angka Kematian...
Turunkan Angka Kematian Anak karena Pneumonia, Pemerintah Lakukan Ini
Kisah RS Apung Lie Dharmawan...
Kisah RS Apung Lie Dharmawan Salurkan Bantuan ke Pulau Terpencil Indonesia Kini Gandeng MNC Peduli
Rekomendasi
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Berita Terkini
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Infografis
5 Bidang Prodi Terpopuler...
5 Bidang Prodi Terpopuler dan Paling Diminati di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved