Mengenal Rabithah Alawiyah, Organisasi yang Mendata Keturunan Nabi Muhammad di Indonesia
Jum'at, 02 September 2022 - 16:27 WIB
loading...
A
A
A
Awalnya, tujuan pendirian perkumpulan ini adalah sebagai usaha memajukan bangsa Arab Hadrami secara jasmani dan rohani hingga menguatkan tali persaudaraan antara golongan sayyid dan orang Arab Hadrami lainnya.
Selain itu, Rabithah Alawiyah juga bertujuan mendidik anak piatu, menolong janda-janda dan orang yang tidak mampu bekerja, fakir miskin, serta memelihara keturunan Sayyid dan setiap sesuatu yang berkaitan dengannya. Tak lupa juga, mereka turut melaksanakan dan menyebarkan pengajaran agama Islam, bahasa Arab, serta ilmu lainnya yang bermanfaat.
Dengan sekian banyak tujuan tersebut, Rabithah Alawiyah juga berkeinginan membangun sekolah-sekolah, meskipun saat itu golongan Sayyid sudah mempunyai sekolah sendiri, yaitu Jamiat Kheir.
Baca juga : Muktamar Nasional Rabithah Alawiyah, Ma'ruf Amin: Umat Islam Jangan Terjebak Kekuasaan
Setelah organisasi Arrabitatoel-Alawijah resmi berdiri, para pengurus kemudian membentuk enam cabang di tahun 1928. Diantaranya adalah Surabaya, Bondowoso, Solo, Gresik, Semarang dan Pekalongan.
Selain itu, Rabithah Alawiyah juga bertujuan mendidik anak piatu, menolong janda-janda dan orang yang tidak mampu bekerja, fakir miskin, serta memelihara keturunan Sayyid dan setiap sesuatu yang berkaitan dengannya. Tak lupa juga, mereka turut melaksanakan dan menyebarkan pengajaran agama Islam, bahasa Arab, serta ilmu lainnya yang bermanfaat.
Dengan sekian banyak tujuan tersebut, Rabithah Alawiyah juga berkeinginan membangun sekolah-sekolah, meskipun saat itu golongan Sayyid sudah mempunyai sekolah sendiri, yaitu Jamiat Kheir.
Baca juga : Muktamar Nasional Rabithah Alawiyah, Ma'ruf Amin: Umat Islam Jangan Terjebak Kekuasaan
Setelah organisasi Arrabitatoel-Alawijah resmi berdiri, para pengurus kemudian membentuk enam cabang di tahun 1928. Diantaranya adalah Surabaya, Bondowoso, Solo, Gresik, Semarang dan Pekalongan.
Lihat Juga :