Ponpes Muhammadiyah Tumbuh Pesat, Menko PMK: Harus Terus Berbenah dan Adaptif

Jum'at, 02 September 2022 - 15:59 WIB
loading...
Ponpes Muhammadiyah...
Menko PMK Muhadjir Effendy mendorong pesantren Muhammadiyah yang tumbuh pesat dalam 7 tahun terakhir untuk tetap adaptif dengan perkembangan zaman. Foto/muhammadiyah.or.id
A A A
JAKARTA - Menteri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengakui pertumbuhan pondok pesantren (ponpes) Muhammadiyah di Indonesia cukup pesat. Bila pada 2015 ponpes milik Muhammadiyah hanya berjumlah 127, saat ini menjadi 440.

“Pertumbuhan pesantren di Muhammadiyah dalam 7 tahun terakhir terbilang cukup pesat. Pada tahun 2015 berjumlah 127, dan di 2022 berlipat menjadi 440 pesantren tersebar di seluruh penjuru tanah air,” ungkap Muhadjir lewat akun media sosial pribadinya, Jumat (2/9/2022).

Baca juga: Muhammadiyah Ingatkan Distribusi Dana Pesantren Rp2,36 Triliun Harus Adil

Meski demikian, Muhadjir mengatakan pesantren Muhammadiyah harus terus berbenah, adaptif, kreatif dan inovatif. “Baik penyesuaian terhadap Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren maupun untuk memenuhi kebutuhan umat masa depan,” katanya.

Muhadjir mengungkapkan pertumbuhan pesantren yang berbasis sains, teknologi, wirausaha juga memperkaya wajah pesantren Muhammadiyah di Indonesia.



“Selain pesantren salaf yang telah lama berdiri, kehadiran pesantren sains, pesantren teknologi, pesantren wirausaha dan pesantren lainnya akan memperkaya wajah pesantren dan menjadi keunggulan masing-masing,” kata Muhadjir.

Muhadjir pun berharap agar pesantren-pesantren di Tanah Air khususnya pesantren Muhammadiyah bisa melahirkan santri-santri yang unggul, mandiri, dan menjadi teladan. “Semoga ijtihad para pengasuh pesantren dan ulama dalam mengembangkan pesantren di tanah air mampu melahirkan santri-santri unggul, mandiri dan menjadi teladan kehidupan.”
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah...
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Dorong Kader Rebut Ruang Strategis Bangsa
Muhadjir Effendy Penuhi...
Muhadjir Effendy Penuhi Panggilan KPK usai Minta Pemeriksaannya Ditunda
Ini Alasan KPK Ingin...
Ini Alasan KPK Ingin Periksa Muhadjir Effendy di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
KPK Jadwal Ulang Periksa...
KPK Jadwal Ulang Periksa Muhadjir Effendy Jadi Saksi Kasus Kuota Haji
Pramono Sebut Modernisasi...
Pramono Sebut Modernisasi Halalbihalal Dilakukan oleh Muhammadiyah
Gubernur Pramono Ungkap...
Gubernur Pramono Ungkap Modernisasi Halal Bihalal oleh Muhammadiyah
Jemaah Salat Idulfitri...
Jemaah Salat Idulfitri di Muhammadiyah Menteng Membeludak ke Jalan, Polisi Terapkan Rekayasa Lalin
Rekomendasi
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved