Elektabilitas Tembus 30%, Survei: Berkinerja Cemerlang, Rakyat Nilai Prabowo Layak Teruskan Jokowi
Senin, 29 Agustus 2022 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Prabowo dinilai apa adanya/tidak pencitraan, loyalitas terhadap Presiden selama menjadi Menhan RI, Ketum parpol lebih pasti, didukung oleh Presiden Jokowi, tidak ambisi nyapres, tentunya dengan menunjukkan dirinya fokus menjadi pembantu Presiden sebagai Menhan dan jawabannya sebagai Capres tergantung izin Bapak Presiden dan sebagainya.
Sementara itu, alasan terbesar publik yang memilih Ganjar, yaitu karena Ganjar adalah Gubernur tempat pemilihnya tinggal yang memang menjadi basis utama dukungan elektabilitasnya.
Sementara itu, kecenderungan terbesar alasan memilih Anies adalah kapabilitasnya dalam memecahkan masalah yang ditunjukkan selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, demikian juga program kerjanya, karena kesamaan agama, rekam jejak yang bagus, menguntungkan buat saya dan sebagainya.
Survei ISC juga mengajukan pertanyaan dalam bentuk simulasi pasangan calon (Paslon) Presiden-Wakil Presiden. Simulasi dengan dua pasangan calon Presiden dan wakil serta simulasi tiga pasangan calon.
Pada simulasi dua paslon ditemukan bahwa jika Prabowo dipasangkan dengan Puan atau dengan Ganjar perolehan persentase selalu di atas 60%. Kemudian, meskipun masih keluar sebagai pemenang, bila Prabowo dipasangkan dengan Muhaimin atau Khofifah perolehan masih di bawah 50%.
Simulasi tiga paslon masih menunjukkan Prabowo bila menjadi Calon Presiden dan dipasangkan dengan Cawapres siapa pun masih tetap keluar sebagai pemenang.
"Namun, Pemilu akan berlangsung dua putaran karena perolehan persentase keterpilihan masih dibawah 50%. Kemudian dari simulasi ini menunjukkan ada kecenderungan bila Prabowo dipasangkan dengan Cawapres yang berlatar PDIP akan jauh lebih kuat dibanding dengan pasangan yang lainnya," tuturnya.
Sementara itu, alasan terbesar publik yang memilih Ganjar, yaitu karena Ganjar adalah Gubernur tempat pemilihnya tinggal yang memang menjadi basis utama dukungan elektabilitasnya.
Sementara itu, kecenderungan terbesar alasan memilih Anies adalah kapabilitasnya dalam memecahkan masalah yang ditunjukkan selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, demikian juga program kerjanya, karena kesamaan agama, rekam jejak yang bagus, menguntungkan buat saya dan sebagainya.
Survei ISC juga mengajukan pertanyaan dalam bentuk simulasi pasangan calon (Paslon) Presiden-Wakil Presiden. Simulasi dengan dua pasangan calon Presiden dan wakil serta simulasi tiga pasangan calon.
Pada simulasi dua paslon ditemukan bahwa jika Prabowo dipasangkan dengan Puan atau dengan Ganjar perolehan persentase selalu di atas 60%. Kemudian, meskipun masih keluar sebagai pemenang, bila Prabowo dipasangkan dengan Muhaimin atau Khofifah perolehan masih di bawah 50%.
Simulasi tiga paslon masih menunjukkan Prabowo bila menjadi Calon Presiden dan dipasangkan dengan Cawapres siapa pun masih tetap keluar sebagai pemenang.
"Namun, Pemilu akan berlangsung dua putaran karena perolehan persentase keterpilihan masih dibawah 50%. Kemudian dari simulasi ini menunjukkan ada kecenderungan bila Prabowo dipasangkan dengan Cawapres yang berlatar PDIP akan jauh lebih kuat dibanding dengan pasangan yang lainnya," tuturnya.
Lihat Juga :