Megawati: Banjir di Kalbar Sinyal Bumi Menderita Akibat Kebijakan Kita Sendiri
Sabtu, 27 Agustus 2022 - 14:47 WIB
loading...
A
A
A
“Ibu Megawati mengatakan biji salak juga punya hak hidup, jangan kau buang sembarangan. Ini pembelajaran hidup soal lingkungan,” kata Hasto.
Lebih jauh, menurut Hasto, 32 tahun Orde Baru sebenarnya sudah mengajarkan bahwa begitu hutan dirusak, maka hasilnya adalah kesengsaraan bagi umat manusia. “Kita tahu global warming terjadi dan dampaknya bahaya buat iklim, petani jadi susah menanam. Ingat bahwa segala sesuatunya harus ada keseimbangan. Maka rawatlah bumi dengan penuh cinta. Kader PDI Perjuangan harus melaksanakannya,” kata Hasto.
Rakerda PDIP dilaksanakan di Kantor DPD PDIP Kalbar di Kabupaten Kubu Raya dipimpin langsung Ketua DPD Lasarus bersama sekretarisnya Karolin Margret Natasa. Termasuk para pengurus PDIP se-Kalbar, para kepala daerah dari PDIP, anggota DPR Dapil Kalbar Cornelis dan Maria Lestari, serta Ketua Umum BMI Moch. Herviano. Sedangkan, Hasto hadir bersama Ketua DPP PDIP Sri Rahayu.
Lebih jauh, menurut Hasto, 32 tahun Orde Baru sebenarnya sudah mengajarkan bahwa begitu hutan dirusak, maka hasilnya adalah kesengsaraan bagi umat manusia. “Kita tahu global warming terjadi dan dampaknya bahaya buat iklim, petani jadi susah menanam. Ingat bahwa segala sesuatunya harus ada keseimbangan. Maka rawatlah bumi dengan penuh cinta. Kader PDI Perjuangan harus melaksanakannya,” kata Hasto.
Rakerda PDIP dilaksanakan di Kantor DPD PDIP Kalbar di Kabupaten Kubu Raya dipimpin langsung Ketua DPD Lasarus bersama sekretarisnya Karolin Margret Natasa. Termasuk para pengurus PDIP se-Kalbar, para kepala daerah dari PDIP, anggota DPR Dapil Kalbar Cornelis dan Maria Lestari, serta Ketua Umum BMI Moch. Herviano. Sedangkan, Hasto hadir bersama Ketua DPP PDIP Sri Rahayu.
(cip)
Lihat Juga :