Megawati: Banjir di Kalbar Sinyal Bumi Menderita Akibat Kebijakan Kita Sendiri
Sabtu, 27 Agustus 2022 - 14:47 WIB
loading...
Pengurus DPD PDIP Kalimantan Barat menggelar Rakerda III di Kabupaten Kubu Raya, Kalbar. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyatakan banjir di wilayah Kapuas Hulu, Sintang, dan Sanggau, Kalimantan Barat merupakan sinyal bahwa bumi menderita akibat kebijakan terkait lingkungan. Maka itu, PDIP memerintahkan kadernya mendorong moratorium hutan dan menggalakkan gerakan merawat bumi.
Pesan Megawati itu disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam arahannya di acara pembukaan rapat kerja daerah (Rakerda) sekaligus pelantikan DPD Banteng Muda Indonesia di Provinsi Kalbar, di Kubu Raya, Sabtu (27/8/2022).
“Pesan Bu Megawati Soekarnoputri, rawatlah bumi dengan penuh rasa cinta. Kader PDI Perjuangan harus mendorong moratorium hutan, menjaga lingkungan, membersihkan sungai,” kata Hasto.
Baca juga: Peringati HUT ke-77 RI, Hasto dan Ribuan Warga Pontianak Ikuti Banteng Gowes Kemerdekaan
Hasto bercerita, pagi hari sebelum memulai kegiatannya, dirinya mendapat telepon dari Megawati. Ketua umum bercerita soal keprihatinannya atas banjir di beberapa wilayah di Kalbar. Bahkan, yang menasional adalah banjir di Sintang yang surutnya sangat lama. Megawati menjelaskan terlepas dari adanya global warming dan kenaikan air laut yang menekan sungai-sungai, namun ini sebenarnya adalah sinyal dari bumi. Bahwa bumi sedang menderita dan kebijakan kita mengabaikan lingkungan.
Pesan Megawati itu disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam arahannya di acara pembukaan rapat kerja daerah (Rakerda) sekaligus pelantikan DPD Banteng Muda Indonesia di Provinsi Kalbar, di Kubu Raya, Sabtu (27/8/2022).
“Pesan Bu Megawati Soekarnoputri, rawatlah bumi dengan penuh rasa cinta. Kader PDI Perjuangan harus mendorong moratorium hutan, menjaga lingkungan, membersihkan sungai,” kata Hasto.
Baca juga: Peringati HUT ke-77 RI, Hasto dan Ribuan Warga Pontianak Ikuti Banteng Gowes Kemerdekaan
Hasto bercerita, pagi hari sebelum memulai kegiatannya, dirinya mendapat telepon dari Megawati. Ketua umum bercerita soal keprihatinannya atas banjir di beberapa wilayah di Kalbar. Bahkan, yang menasional adalah banjir di Sintang yang surutnya sangat lama. Megawati menjelaskan terlepas dari adanya global warming dan kenaikan air laut yang menekan sungai-sungai, namun ini sebenarnya adalah sinyal dari bumi. Bahwa bumi sedang menderita dan kebijakan kita mengabaikan lingkungan.
Lihat Juga :