Ketua DPRD Muara Enim Ditangkap, Jadi Bukti KPK Tetap Kerja
Senin, 27 April 2020 - 12:08 WIB
loading...
A
A
A
"Dan namun dilakukan melalui pengembangan penyidikan setelah terpenuhinya alat bukti yang melimpah, sehingga giat-giat penegakan hukumnya tidak gaduh, berkepastian dan dapat diterima oleh pelaku tindak pidana sekalipun," ujarnya.
Dia mengatakan, terbukti bahwa penangkapan Mantan Kadis PUPR dan Ketua DPRD Muara Enim tersebut dapat diterima oleh semua pihak dikarenakan kerja-kerja penyidikan KPK yang profesional. "Jadi terbukti kan bahwa KPK tetap bekerja walaupun di tengah pandemi Covid-19. Semoga kerja-kerja baik ini dapat terus dipertahankan," ungkapnya.
Dia berpendapat, KPK saat ini justru harus diberikan apresiasi, dukungan dan kepercayaan penuh. "Dikarenakan KPK saat ini tidak genit, dan kerja-kerjanya sangat substantif, bahkan mereka berani tampil tidak populer dengan mengambil resiko untuk dikesankan pasif dengan keluar dengan gaya baru yang mengedepankan giat-giat penindakan yang efektif dan berkepastian dan jauh dari muatan-muatan politis. Harusnya didukung penuh, apalagi giat-giat pencegahannya sudah dirasakan kehadirannya saat ini," pungkasnya.
Sekadar diketahui, KPK menangkap Ketua DPRD Muara Enim Aries HB (AHB) dan Mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Ramlan Suryadi (RS) berdasarkan hasil pengembangan terkait kasus suap pembangunan jalan yang menjerat Bupati Muara Enim non aktif Ahmad Yani. Aries dan Ramlan Suryadi telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap 16 paket proyek jalan senilai Rp132 Juta yang menjerat Ahmad Yani.
Dia mengatakan, terbukti bahwa penangkapan Mantan Kadis PUPR dan Ketua DPRD Muara Enim tersebut dapat diterima oleh semua pihak dikarenakan kerja-kerja penyidikan KPK yang profesional. "Jadi terbukti kan bahwa KPK tetap bekerja walaupun di tengah pandemi Covid-19. Semoga kerja-kerja baik ini dapat terus dipertahankan," ungkapnya.
Dia berpendapat, KPK saat ini justru harus diberikan apresiasi, dukungan dan kepercayaan penuh. "Dikarenakan KPK saat ini tidak genit, dan kerja-kerjanya sangat substantif, bahkan mereka berani tampil tidak populer dengan mengambil resiko untuk dikesankan pasif dengan keluar dengan gaya baru yang mengedepankan giat-giat penindakan yang efektif dan berkepastian dan jauh dari muatan-muatan politis. Harusnya didukung penuh, apalagi giat-giat pencegahannya sudah dirasakan kehadirannya saat ini," pungkasnya.
Sekadar diketahui, KPK menangkap Ketua DPRD Muara Enim Aries HB (AHB) dan Mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Ramlan Suryadi (RS) berdasarkan hasil pengembangan terkait kasus suap pembangunan jalan yang menjerat Bupati Muara Enim non aktif Ahmad Yani. Aries dan Ramlan Suryadi telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap 16 paket proyek jalan senilai Rp132 Juta yang menjerat Ahmad Yani.
(maf)
Lihat Juga :