Jokowi Sebut Capres 2024 Elektabilitas Tinggi Belum Tentu Didukung Parpol

Jum'at, 26 Agustus 2022 - 21:33 WIB
loading...
Jokowi Sebut Capres...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan calon presiden (capres) yang memiliki elektabilitas tinggi belum tentu akan didukung oleh partai politik (parpol). Foto/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mengatakan calon presiden ( capres ) yang memiliki elektabilitas tinggi belum tentu akan didukung oleh partai politik (parpol). Hal tersebut dikatakannya saat memberikan sambutan pada Rapat Pimpinan Nasional Bravo 5 di Ancol, Jakarta.

"Belum tentu yang elektabilitasnya tinggi diajukan oleh partai atau gabungan partai. Kalau mereka tidak mau bagaimana?" kata Jokowi pada Rapimnas Bravo 5, Jumat (26/8/2022).

Bravo 5 merupakan kelompok purnawirawan TNI yang dibentuk untuk mendukung Joko Widodo dalam pilpres. Inisiator relawan itu adalah Letjen (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan.

Baca juga: Survei Algoritma: Ini 3 Kandidat Capres dengan Elektabilitas Tertinggi



Jokowi pun berpesan kepada relawannya untuk tidak terburu-buru dalam mendukung kandidat Capres 2024. "Oleh sebab itu, sekali lagi ojo kesusu, tidak usah tergesa-gesa," kata Jokowi.

Jokowi menjelaskan bahwa berdasarkan undang-undang, capres juga harus diusung oleh parpol atau gabungan parpol. Maka dari itu, kata Jokowi, penting dukungan parpol untuk seorang capres maju pada Pilpres 2024.

"Konstitusi kita, undang-undang kita itu memang harus diusung oleh partai (politik) atau gabungan partai. Artinya apa, Bapak Ibu jangan mendukung kandidat itu sekarang, misalnya kita dukung Pak Fachrul Razi, misalnya. Pertanyaan saya yang mengajukan partai apa. Mengajukan Pak Luhut, pertanyaan saya partainya siapa yang mengajukan?" ungkapnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Jokowi Buka Suara! Soal...
Jokowi Buka Suara! Soal Kasus Laptop Nadiem: Semua Kebijakan dari Presiden
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Segera Disidang, Roy Suryo: Kayaknya Ini Didorong Termul yang Ngamuk
Rekomendasi
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Berita Terkini
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Cerita Roy Suryo Tidak...
Cerita Roy Suryo Tidak Ditahan Kejaksaan: Tak Ada Larangan Tampil di Podcast
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Infografis
7 Perwira Tinggi Bareskrim...
7 Perwira Tinggi Bareskrim Dimutasi Kapolri pada September 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved