HUT ke-74 Polri, Ini Doa dan Harapan Politisi Komisi III DPR
Rabu, 01 Juli 2020 - 09:16 WIB
loading...
A
A
A
Tantangan lainnya, sambung Kepala Departemen Hukum dan HAM Partai Demokrat itu, Polri juga harus peka, tanggap, dan responsif terhadap segala bentuk kejahatan termasuk kejahatan yang melibatkan lintas negara dan lintas warga negara.
“Narkoba, terorisme, dan korupsi adalah kejahatan luar biasa yang harus mendapat perhatian khusus dari kepolisian. Selain itu human trafficking, kejahatan siber, kejahatan lingkungan juga patut mendapatkan fokus dari kepolisian, selain kejahatan-kejahatan dan kriminalitas lainnya,” urai Didik.
Karena itu, Ketua Umum Karang Taruna ini menambahkan, Polri harus terus melakukan perbaikan dan penguatan baik dalam perspektif kelembagaan maupun SDM. Meskipun Polri terus berbenah dan semakin hari menunjukkan hasil yang baik, namun di beberapa hal masih ada yang harus terus diperbaiki dan bahkan perlu ada perubahan yang lebih cepat dan transparan, khususnya dalam menegakkan hukum.
“Dan yang utama bagi Polri dalam konteks kehidupan bermasyarakat, Polri harus mampu bersinergi dan menjadi sahabat masyarakat. Menghadirkan pelayanan yang baik, mengayomi masyarakat, serta persuasif, humanis dan terukur dalam menegakkan hukum, memastikan keadilan dapat ditegakkan, dan perasaan publik tentang hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas akan terjawab dengan baik,” tandas Didik.
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni juga menyampaikan berbagai pesan dan harapannya untuk jajaran Kepolisian Republik Indonesia. ”Pastinya, selamat hari jadi Bhayangkara untuk Kepolisian Indonesia. Semoga selalu menjadi yang terdepan dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Sahroni.
Sahroni juga memberikan beberapa catatan terkait kinerja kepolisian selama ini. Menurut dia, Polri telah menunjukkan kinerja yang sangat baik, khususnya dalam beberapa bidang seperti pemberantasan narkoba, penanganan tindak pidana kriminal, hingga kejahatan siber.
“Narkoba, terorisme, dan korupsi adalah kejahatan luar biasa yang harus mendapat perhatian khusus dari kepolisian. Selain itu human trafficking, kejahatan siber, kejahatan lingkungan juga patut mendapatkan fokus dari kepolisian, selain kejahatan-kejahatan dan kriminalitas lainnya,” urai Didik.
Karena itu, Ketua Umum Karang Taruna ini menambahkan, Polri harus terus melakukan perbaikan dan penguatan baik dalam perspektif kelembagaan maupun SDM. Meskipun Polri terus berbenah dan semakin hari menunjukkan hasil yang baik, namun di beberapa hal masih ada yang harus terus diperbaiki dan bahkan perlu ada perubahan yang lebih cepat dan transparan, khususnya dalam menegakkan hukum.
“Dan yang utama bagi Polri dalam konteks kehidupan bermasyarakat, Polri harus mampu bersinergi dan menjadi sahabat masyarakat. Menghadirkan pelayanan yang baik, mengayomi masyarakat, serta persuasif, humanis dan terukur dalam menegakkan hukum, memastikan keadilan dapat ditegakkan, dan perasaan publik tentang hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas akan terjawab dengan baik,” tandas Didik.
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni juga menyampaikan berbagai pesan dan harapannya untuk jajaran Kepolisian Republik Indonesia. ”Pastinya, selamat hari jadi Bhayangkara untuk Kepolisian Indonesia. Semoga selalu menjadi yang terdepan dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Sahroni.
Sahroni juga memberikan beberapa catatan terkait kinerja kepolisian selama ini. Menurut dia, Polri telah menunjukkan kinerja yang sangat baik, khususnya dalam beberapa bidang seperti pemberantasan narkoba, penanganan tindak pidana kriminal, hingga kejahatan siber.
Lihat Juga :