Pragmatisme Parpol Mendorong Gencarnya Silaturahmi Elite Politik
Rabu, 24 Agustus 2022 - 06:59 WIB
loading...
Pertemuan sejumlah elite parpol menjelang Pilpres 2024 dinilai lebih didorong faktor pragmatisme. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah elite parpol kian rajin bersilaturahmi politik seiring makin dekatnya Pilpres 2024. Beberapa parpol bahkan telah mendeklarasikan koalisi, kendati sebenarnya belum solid benar alias belum ada ikatan pasti kecuali komitmen.
“Parpol di Indonesia pragmatis iya, karena mereka melihat ikatan-ikatan itu ya dibuat cair saja, memudahkan untuk berinteraksi satu sama lain,” kata Direktur Eksekutif Algoritma Aditya Perdana kepada wartawan, dikutip Rabu (24/8/222).
Baca juga: Bertemu Surya Paloh, Puan Maharani: Saya Dijamu seperti Keponakan
Menurut Aditya, meski sejumlah koalisi sudah terbentuk seperti Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), Koalisi Partai Gerindra-PKB, juga poros Partao Nasdem, PKS dan Partai Demokrat. Belum ada kesepakatan yang jelas soal koalisi karena pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pun belum ada.
“Memang demikian adanya. Sampai saat ini, detik ini, belum ada kesepakatan yang jelas soal koalisi. Dalam bahasa mudahnya, masih saling lirik melirik, masih tahap awal, belum ada yang mengikat satu sama lain, meski secara formal mereka bilang KIB ada, Nasdem-PKS-Demokrat. Belum ada pengantinnya, ya belum ada,” jelasnya.
“Parpol di Indonesia pragmatis iya, karena mereka melihat ikatan-ikatan itu ya dibuat cair saja, memudahkan untuk berinteraksi satu sama lain,” kata Direktur Eksekutif Algoritma Aditya Perdana kepada wartawan, dikutip Rabu (24/8/222).
Baca juga: Bertemu Surya Paloh, Puan Maharani: Saya Dijamu seperti Keponakan
Menurut Aditya, meski sejumlah koalisi sudah terbentuk seperti Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), Koalisi Partai Gerindra-PKB, juga poros Partao Nasdem, PKS dan Partai Demokrat. Belum ada kesepakatan yang jelas soal koalisi karena pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pun belum ada.
“Memang demikian adanya. Sampai saat ini, detik ini, belum ada kesepakatan yang jelas soal koalisi. Dalam bahasa mudahnya, masih saling lirik melirik, masih tahap awal, belum ada yang mengikat satu sama lain, meski secara formal mereka bilang KIB ada, Nasdem-PKS-Demokrat. Belum ada pengantinnya, ya belum ada,” jelasnya.
Lihat Juga :