Jokowi: Apa Benar Kita Kurang Bebas Berbicara?
Selasa, 23 Agustus 2022 - 10:44 WIB
loading...
A
A
A
Namun Jokowi mengatakan, jika penghinaan sudah dilaporkan ke polisi, maka hal tersebut menjadi bagian dari ranah hukum dan tidak bisa disangkut pautkan dengan kebebasan berbicara.
"Ya tapi kalau sudah masuk ke misalnya menghina orang kemudian orangnya itu marah dan melaporkan kepada polisi nah itu sudah wilayah yang lain. Sudah wilayah hukum itu yang bekerja," jelasnya.
Terkait wacana tiga periode, Jokowi menilai hal tersebut sah-sah saja dilakukan oleh para relawannya. Sebab hal tersebut masih menjadi bagian demokrasi.
"Ya kalau menurut saya boleh-boleh saja. itu kan juga sebuah bentuk demokrasi. Tatrannya kan baru tataran wacana. Kan orang boleh juga kan menyampaikan Jokowi mundur juga boleh hehehehe. Ganti presiden juga boleh. Ya kan? Masak orang mewacanakan seperti itu enggak boleh? Katanya ini demokrasi? Kan enggak apa-apa, yang paling penting jangan anarkis. Yang paling penting itu aja, baru tataran wacana," ungkapnya.
"Ya tapi kalau sudah masuk ke misalnya menghina orang kemudian orangnya itu marah dan melaporkan kepada polisi nah itu sudah wilayah yang lain. Sudah wilayah hukum itu yang bekerja," jelasnya.
Terkait wacana tiga periode, Jokowi menilai hal tersebut sah-sah saja dilakukan oleh para relawannya. Sebab hal tersebut masih menjadi bagian demokrasi.
"Ya kalau menurut saya boleh-boleh saja. itu kan juga sebuah bentuk demokrasi. Tatrannya kan baru tataran wacana. Kan orang boleh juga kan menyampaikan Jokowi mundur juga boleh hehehehe. Ganti presiden juga boleh. Ya kan? Masak orang mewacanakan seperti itu enggak boleh? Katanya ini demokrasi? Kan enggak apa-apa, yang paling penting jangan anarkis. Yang paling penting itu aja, baru tataran wacana," ungkapnya.
(maf)
Lihat Juga :