Isu Kenaikan Harga Pertalite, Partai Perindo Minta Pemerintah Pikirkan Matang
Selasa, 23 Agustus 2022 - 03:19 WIB
loading...
A
A
A
Ia menyebutkan, saat ini inflasi di Indonesia berada di angkat 4,94 persen YoY. Angka tersebut lebih tinggi dari yang ditargetkan Pemerintah, yakni 3 plus minus 1.
Bahkan, inflasi pada sektor pangan juga sedang memprihatinkan, yaitu berada di angka 11 persen. Dengan demikian, harga pangan menurutnya sudah mengalami kenaikan drastis.
"Jika Pertalite dan Solar dinaikkan harganya maka inflasi bisa 6,5 - 7 persen dan inflasi pangan pasti lebih tinggi lagi naiknya," ungkapnya.
Ia melanjutkan, dengan naiknya BBM bersubsidi tersebut, akan berimbas pada kenaikan harga pokok lain. Hal itu akan menjadikan masyarakat yang sedang dalam masa pemulihan ekonomi akan mengalami perlambatan atau bahkan stagnan.
"Ingat akibat Pandemi Covid-19 sudah ada 11 juta rakyat yang menderita secara ekonomi, mereka ada yang dipotong gajinya, dirumahkan dan kehilangan pekerjaan," ujarnya.
Bahkan, inflasi pada sektor pangan juga sedang memprihatinkan, yaitu berada di angka 11 persen. Dengan demikian, harga pangan menurutnya sudah mengalami kenaikan drastis.
"Jika Pertalite dan Solar dinaikkan harganya maka inflasi bisa 6,5 - 7 persen dan inflasi pangan pasti lebih tinggi lagi naiknya," ungkapnya.
Ia melanjutkan, dengan naiknya BBM bersubsidi tersebut, akan berimbas pada kenaikan harga pokok lain. Hal itu akan menjadikan masyarakat yang sedang dalam masa pemulihan ekonomi akan mengalami perlambatan atau bahkan stagnan.
"Ingat akibat Pandemi Covid-19 sudah ada 11 juta rakyat yang menderita secara ekonomi, mereka ada yang dipotong gajinya, dirumahkan dan kehilangan pekerjaan," ujarnya.
Lihat Juga :